endah perhatikan usulan pembinaan pemuda
HADIR : Anggota DPRD Kota Depok, Endah Winarti (Tengah) bersama ASN dan Ibu-ibu PKK saat menghadiri Musrenbang di Kelurahan Cisalak, Sukmajaya, Rabu (15/1). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
endah perhatikan usulan pembinaan pemuda
HADIR : Anggota DPRD Kota Depok, Endah Winarti (Tengah) bersama ASN dan Ibu-ibu PKK saat menghadiri Musrenbang di Kelurahan Cisalak, Sukmajaya, Rabu (15/1). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tidak hanya fokus untuk peningkatan pembangunan di sektor fisik, tetapi non fisik seperti pemberdayaan masyarakat juga perlu diperhatikan.

Karenannya, Anggota DPRD Kota Depok, Endah Winarti meminta agar usulan dalam Musrenbang juga memperhatikan sektor non fisik, khususnya pemberdayaan pemuda untuk menggeliatkan perekonomian di lingkungan, dan umumnya Kota Depok.

“Bunda Endah berharap tiap usulan di Musrenbang tidak melulu infrastruktur, tapi juga pemberdayaan masyarakatnya yang dikuatkan,” tutur Bunda Endah -sapaannya- kepada Radar Depok, Rabu (15/1).

Hal tersebut, Bunda Endah yang juga Sekretaris Umum (Sekum) DPC Partai Demokrat Kota Depok ini melanjutkan, bukan berarti mengesampingkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, tetapi perlu juga mendorong sektor non fisik untuk memberdayakan masyarakat di wilayah.

“Bisa jadi ketika masyarakat di satu wilayah berdaya dan nantinya mandiri, untuk pembangunan infrastrukturnya, mereka bisa swadaya membangun lingkungannya, kan mereka sudah mandiri semua,” terangnya.

Sehingga, yang paling efektif, kata Bunda Endah adalah memberdayakan pemuda, baik yang tergabung dalam Karang Taruna (Katar) dan organisasi resmi lainnya untuk dibina menjadi entrepreneur atau pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Tujuannya untuk menggeliatkan ekonomi di lingkungannya, mulai dari tingkat RT, RW hingga Kelurahan. Kenapa harus pemuda, karena, mereka masih fresh dan memiliki semangat dan krearifitas untuk terus maju dan berkembang,” paparnya.

Selain itu, sambung wakil rakyat Dapil Sukmajaya ini, Indonesia akan memperoleh bonus demografi yang puncaknya akan dirasakan pada 2030. Sehingga, untuk menuju Indonesia emas, perlu mempersiapkan pemuda sedari awal.

“Bonus demografi itu kan artinya, jumlah pemuda atau usia produktif akan lebih banyak dari segmen umur lainnya. Jika tidak disiapkan, bukannya menjadi bonus, tapi bisa sebaliknya, jadi bencana, seperti tingkat pengangguran tinggi dan berdampak negatif dengan sektor lainnya,” ucap Bunda Endah.

Dari pandangan tersebut, ia meminta agar setiap pelaksanaan Musrenbang dapat diusulkan pemberdayaan pemuda, khususnya pelatihan keterampilan atau dibina menjadi pelaku UMKM baru di Depok.

“UMKM itu juga dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian kota jika dibina dengan baik,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)