persikad berikan bantuan untuk korban banjir
SIMBOLIS: CEO Persikad Depok Bersatu, saat memberikan bantuan ke warga yang terdampak banjir. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK
persikad berikan bantuan untuk korban banjir
SIMBOLIS : CEO Persikad Depok Bersatu, saat memberikan bantuan ke warga yang terdampak banjir. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Meski sudah tiga hari berselang, namun genangan air di RT2/3, Kelurahan Kalibaru, Cilodong masih terjadi. Sehingga sebagian warga masih ada yang mengungsi di rumah tetangga.

Persikad peduli banjir dan longsor sempat menyambangi korban banjir di kawasan Kalibaru Cilodong. CEO PT Persikad Depok Bersatu, A Handiyana bersama supporter Persikad menyempatkan diri memberikan bantuan ke warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kalibaru, Cilodong.

A Handiyana mengatakan pihaknya mendengar keluhan warga korban banjir, dan lansung mengajak para supporter melakukan penggalangan dana untuk korban Banjir di Kota Depok.

Pihaknya, membawa bantuan berupa selimut, pampers, makanan, serta obat-obatan bagi korban banjir. “Ini sebagai bentuk kepedulian Persikad terhadap warga Kota Depok, sebagai warga Depok yang tumbuh besar di Kota Depok kita tentu harus saling membantu,” kata A Handiyana kepada Radar Depok.

Dia juga berharap, dengan kepedulian Persikad, diharapkan mampu meringankan beban warga yang terdampak banjir.

“Tidak banyak, tapi semoga bisa meringankan beban warga, terutama yang belum bisa menempati rumahnya, karena masih terendam air,” kata A Handiyana.

Selain Di Cilodong, Tim Persikad Peduli Banjir dan Longsor juga mengunjungi beberapa titik banjir yang masih tergenang, seperti di kawasan Mampang, dan kampung Lio.

Sementara itu, salah satu korban Banjir di Cilodong, Ahmad Muzaki mengaku, sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan Tim Persikad Peduli Banjir dan Longsor.

Dia mengatakan selama mengungsi di rumah tetangga pihaknya sangat membutuhkan selimut, pampers, pakaian, serta bahan makanan. “Kebetulan yang dibutuhkan warga terpenuhi dengan bantuan yang diberikan oleh tim Persikad,” kata Ahmad Muzaki.

Selain itu, Bendahara RT2/3 Kelurahan Kalibaru, Cilodong Slamet menuturkan saat ini genangan air sudah mulai surut, hanya sebetis pria dewasa. Padahal sebelumnya genangan air bisa mencapai satu meter sampai satu setengah meter.

“Sekarang sudah mulai surut, tapi sebelumnya genangan mencapai satu hingga satu setengah meter,” tukas Slamet. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)