PGS Ingin  Pelatihan dan Pembuatan Biopori

In Satelit Depok
musrenbang kelurahan pasir gunung selatan
KEGIATAN : Pembukaan  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), di aula Kantor Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Rabu (15/1). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Cimanggis akan memprioritaskan pelatihan dan pembuatan biopori dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan di aula Kantor Kelurahan setempat, Rabu (15/1).

Lurah Pasir Gunung Selatan, Supriyatun mengungkapkan, karena beberapa waktu lalu hujan deras yang mengakibatkan beberapa titik banjir di wilayahnya, sehingga pembuatan biobopi menjadi salah satu cara untuk menanggulanginya.

“Karena biopori merupakan teknologi akternatif yang sederhana untuk melakukan penyerapan air hujan selain dengan sumur resapan. Tetapi kalau untuk banjir yang kemarin di wilayah RW 07 dan 12, itu tidak dapat ditangani dengan biopori, karena memang luapan kali Ciliwung,” ucapnya kepada Radar Depok.

Selain pembuatan biopori, pihaknya juga akan adakan pelatihan dan pembentukan mengenai bank sampah dan RW ramah anak, untuk meningkatkan kualitas Kelurahan Pasir Gunung Selatan.

“Untuk bank sampah, kita sudah buat beberapa, tetapi memang belum menyeluruh. Untuk itu, akan diupayakan agar setiap RW memiliki teempat pengelolaan sampah. Sedangkan, untuk ramah anak juga baru beberapa RW yang terbentuk,” jelasnya.

Terkait RW ramah anak, masih banyaknya RW yang belum paham akan fungsi dan manfaatnya. Padahal, ia menambahkan,  jika sudah paham dari ramah anak yang memiliki banyak dampak positif, tentu akan makin banyak itu sangat banyak.

“Kami juga berharap, agar Musrenbang di Kleurahan PGS ini dapat berjalan dengan lancar dan memprioritaskan hal-hal yang memang sangat urgent,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan PGS, Tri Sakti Anggoro mengungkapkan, masyarakat lebih banyak meminta usulan kegiatan non fisiknya.

“Walaupun ada yang mengusulkan kegiatan fisik, namun dari hasil pra Musrenbang, masyarakat lebih banyak meminta pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, seperti menjahit, masak mapun mengemudi,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, pelatihan keterampilan ini, nantinya akan menjadikan masyarakat PGS mampu bersaing di dunia kerja dengan bekal kemampuan yang telah dipersiapkan.

“Kalau Karang Taruna sendiri mengusulkan, untuk diadakan pelatihan desain grafis yang tentunya juga agar dapat meningkatkan skill dan keterampilan sebelum terjen kedunia kerja,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

bocah mampang dapat vitamin

48 Bocah Mampang dapat Vitamin A

PEMBERIAN VITAMIN A : Petugas medis memberikan vitamin A ke anak-anak di Posyandu Anggrek, RT4/4,

Read More...
kelanjutan banpres di kota depok

140.337 KK Dapat JPS di Depok

PENYALURAN BANTUAN : Petugas menata bantuan Presiden di Kantor Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan beji yang

Read More...
BPJS kesehatan lindungi diri

Ayu Lindungi Diri dalam Program JKN-KIS

RASAKAN MANFAAT : Salah satu peserta JKN-KIS asal Kota Depok, Ayu Wulandari, merasakan manfaat menjadi

Read More...

Mobile Sliding Menu