Ketua DPRD Kota Depok, Putra
WAWANCARA : Ketua TPPD DPD PKS Kota Depok, TM Yusufsyah Putra saat diwawancara wartawan usai memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Ke-II Tahun Sidang 2019-2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Senin (6/1). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
Ketua DPRD Kota Depok, Putra
WAWANCARA : Ketua TPPD DPD PKS Kota Depok, TM Yusufsyah Putra saat diwawancara wartawan usai memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Ke-II Tahun Sidang 2019-2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Senin (6/1). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menghadapi Pilkada Depok 2020, DPD PKS Kota Depok melakukan survei ke lima Bakal Calon Walikota Depok hasil Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira) dan juga dari eksternal partai berlambang bulan sabit kembar tersebut.

Namun, Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) DPD PKS Kota Depok, TM Yusufsyah Putra masih enggan membocorkan hasil survei yang dilaksanakan periode November-Desember 2019.

PKS sudah melakukan survei. nah karena survei itu berkenaan dengan orang, jadi kita keep secara internal. Kalau sampai bocor ke wartawan, nanti bocor semuanya,” ucapnya usai memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Ke-II Tahun Sidang 2019-2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Senin (6/1).

Ia mengungkapkan, saat ini tahapannya sudah di DPW (tingkat Provinsi). Nanti, pihaknya akan dipanggil untuk mempresentasikan hasil kerja lima Balon Pemira, termasuk untuk eksternal, baik petahana, tokoh politik dan tokoh di Depok yang disurvei.

“Jadi datanya sudah kita serahkan (ke DPW), kita tinggal diundang untuk presentasi,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kota Depok ini melanjutkan, pihaknya sengaja menutup rapat hasil survei karena berkenaan dengan figur yang akan dijadikan kandidat Walikota maupun Wakil Walikota untuk Pilkada Depok, yang pencoblosannya dilakukan 23 September mendatang.

“Nanti kalau kami sampaikan, jadi rame dan gaduh, yang tadinya kami mau pasangkan dengan si A, gara-gara rame bisa tidak jadi kami pasangkan, jadi keep dulu,” lanjut Putra.

Kendati demikian, Putra menegaskan, menghadapi Pilkada, PKS tidak ingin berjuang sendiri. Sehingga, pihaknya tetap membuka diri dan menjalin komunikasi dengan beberapa partai, seperti yang sudah dilakukan ke Demokrat, Golkar, PAN dan lainnya.

“Semoga kami tidak sendiri untuk berjuang di Pilkada nanti. Memang komunikasinya masih tahap awal, artinya tetap berkomunikasi, niat kami baik ingin menjalin komunikasi berkoalisi ke depan,” ucap Putra. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)