Polrestro Depok Telusuri Rekam Jejak Reynhard

In nasional, Utama
rumah reynhard di kawasan pupuk kurang
MEGAH : Kediaman keluarga Reynhard tampak sepi di Jalan Dahlia 1, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pascamencuatnya kabar persidangan kasus perkosaan sesama jenis yang dilakukan Reynhard Sinaga (36) di Manchester, Inggris, segala aktivitas kehidupan keluarganya di Kota Depok terus menjadi sorotan masyarakat.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengaku, pihaknya sedang menelusuri rekam jejak kriminal Reynhard Sinaga di Depok. Namun, pihak kepolisan saat ini belum mendapatkan laporan adanya korban yang melapor.

“Sementara ini masih kami telusuri, belum ada korban yang melapor ke kami,” ujar Azis, saat dikonfirmasi, Rabu (8/1).

Selain menelusuri ada tidaknya korban di Kota Depok, Azis juga mengatakan, kepolisian melakukan pengumpulan data-data mengenai kemungkinan adanya jejak kriminal dari Reynhard.

“Kami sekarang masih mengumpulkan data dan informasi lanjutnya terlebih dahulu,” ujar Azis.

Seperti yang diketahui, Reynhard Tambos Maruli Tua Sinaga merupakan WNI yang beralamatkan di Kota Depok dan terjerat kasus pemerkosaan di Manchester, Inggris. Dari kasusnya tersebut ia dijatuhkan hukuman seumur hidup oleh pengadilan Manchester.

Penelusuran Radar Depok di kediaman keluarga Reynhard Sinaga di Jalan Dahlia 1 RT01/RW05 Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, pada Rabu (8/1) kondisinya tampak lengang.

Rumah megah berkelir orange tersebut memiliki pagar tinggi menutup seluruh area rumah yang ukurannya cukup mencolok dibandingkan rumah lain di sekitarnya. Beberapa kali awak media mengetuk pagar dan mengucap salam, namun tidak ada seorang pun yang menyahut atau keluar dari dalam rumah itu.

Tak jauh dari rumah Reynhard, tepatnya di pos Satpam perumahan Orcid Residence, seorang Satpam bernama Nur Pamudi mengatakan, rumah tersebut memang selalu sepi karena pemiliknya terkenal tertutup.

“Kalau pak Sinaga (ayah Reynhard) memang tertutup orangnya,” kata Nur.

Seorang warga Perumahan Orcid Residence yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan perkatan Nur Pamudi. Keluarga Reynhard memang dikenal tertutup dengan warga sekitar.

“Setahu saya dia gak gaul sama warga di sini,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, keluarga Reynhard memang dikenal sebagai pemilik beberapa bidang tanah yang cukup luas di Kelurahan Beji Timur. “Ini di samping perumahan ini ada lahan pak Sinaga dua bidang tanah yang luasnya lebih dari seribu meter,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang tukang ojek yang biasa mangkal di sebuah pos di depan Rumah Reynhard, Nasir mengatakan, rumah tersebut memang selalu tertutup. Dia mengatakan saat ini yang ada di rumah tersebut hanya pembantu saja karena kedua orang tua Reynhard sedang ke Inggris.

“Di dalam ada orang, tapi cuma pembantunya saja,” tuturnya.

Menurut Nasir, kedua orang tua Reynhard sudah pergi ke Inggris sejak Reynhard menempuh pendidikan di sana. “Kayaknya udah ke Inggris semenjak anaknya kuliah di sana,” ucapnya.

Nasir mengaku, semasa masih kuliah di UI Reynhard kerap menggunakan jasa ojeknya untuk berangkat ke kampus. Tapi menurutnya tidak ada yang aneh dari tingkah laku Reynhard. Ia terlihat normal seperti lelaki pada umumnya. “Dia normal–normal aja ah. Gak kemayu. Tapi memang pendiam anaknya,” tuturnya.

Terpisah, Universitas Leeds angkat bicara terkait kasus hukum perkosaan yang melibatkan Reynhard Sinaga. Reynhard adalah mahasiswa asal Indonesia yang menempuh kuliah S3 atau PhD di kampus tersebut dan telah divonis hukuman seumur hidup.

“Kami terkejut ketika kepolisian menginformasikan pada kami tentang tindak kejahatan Reynhard Sinaga. Kami bersimpati kepada para korban dan mereka yang terganggu dan sedih dengan kasus ini,” tulis Juru bicara Universitas Leeds, seperti dikutip dari thegryphon.co.uk, Rabu (8/1).

Universitas Leeds menegaskan akan memberikan dukung moril pada mahasiswa, khususnya mereka yang terdampak atas kasus ini. Siapapun yang ingin mengungkap insiden atau membutuhkan dukungan moril, baik staf kampus atau pun mahasiswa, Universitas Leeds akan memberikannya. Kampus itu juga mencantumkan situs yang bisa digunakan bagi mereka yang membutuhkan dukungan terkait kasus hukum Reynhard.

“Kami bisa mendukung siapa pun yang melaporkan insiden yang dialaminya ke polisi. Mereka bisa melaporkan atas nama yang disamarkan secara online. Ada pula dukungan dari Persatuan Mahasiswa Universitas Leeds. Kepolisian Manchester telah membuka ruang khusus yang dilengkapi dukungan dari sejumlah badan,” tulis Universitas Leeds di thegryphon.co.uk.

Beberapa detektif mengatakan mereka belum bisa mengidentifikasi 70 korban lainnya dan menyarankan agar siapapun yang yakin telah diperdaya oleh Reynhard, muncul menyatakan kesaksiannya.  Reynhard saat ini sudah berstatus mantan mahasiswa PhD di Universitas Leeds di Manchester. Dia didakwa melakukan 159 kekerasan seksual, dimana dari total tersebut 136 dakwaan adalah perkosaan.

Situs dailymail.co.uk mewartakan di Universitas Leeds, Reynhard mengambil jurusan geografi. Dia rutin berkomunikasi dengan para dosen pengawasnya terkait tugas akhirnya yang berjudul ‘Sexuality and everyday transnationalism. South Asian gay and bisexual men in Manchester’.

Dia sebelumnya menulis esai di antaranya topik ‘geografi aneh’. Beberapa ada yang dipublikasi secara online, namun para akademisi menilai tugas yang dikerjakan Reynhard tidak sesuai dengan standar mereka.

Universitas Leeds membekukan status kemahasiswaannya segera setelah dia ditahan pada 2017. Pada 2018 ketika sidang pertama kasusnya dimulai, Reynhard dicoret namanya dari kampus (dikeluarkan). (rd/net)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

DMC bantu wartawan depok

DMC dan JJI Beri Bantuan Wartawan Depok

SALURKAN : Depok Media Center (DMC) menyalurkan bantuan paket sembako dari Jurnalis Jelajah Indonesia (JJI).

Read More...
pengusaha depok berikan rapid test

Pengusaha Asal Depok Donasikan 5.000 Alat Rapid Test

PEDULI : Pengusaha asal Depok, Diana Dewi, saat mendonasikan 5000 alat rapid test ke Pemkot

Read More...
ilustrasi virus korona size kecil

Tambah 185 Kasus Positif Virus Korona, DKI Tetap Jadi yang Tertinggi

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Berdasarkan data dari Pemerintah, Senin (20/04) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 185

Read More...

Mobile Sliding Menu