pekan permainan tradisional kota depok
ANTUSIAS: Elly Farida saat mencoba permainan tradisional. FOTO : DISKOMINFO FOR RADAR DEPOK
pekan permainan tradisional kota depok
ANTUSIAS : Elly Farida saat mencoba permainan tradisional. FOTO : DISKOMINFO FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Peresmian program Pekan Permainan Tradisional (PPT) berpotensi sebagai wisata edukasi di Kota Depok. Permainan tradisional saat ini sudah semakin ditinggalkan, sehingga mampu menarik wisatawan untuk memainkannya.

Ratusan warga RW14 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, yang terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa mengikuti peresmian program PPT.

Program besutan warga tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Elly Farida.

Elly menilai, upaya ini merupakan suatu kebaikan yang harus didukung oleh semua pihak. Untuk itu, warga juga diminta memelihara program yang sudah ada dan turut menyukseskannya.

“Ini potensi yang luar biasa milik warga Bojongsari. Maka ayo sama-sama dijaga dan disukseskan,” ujar Elly.

Lebih lanjut, inovasi seperti ini bisa ditiru secara positif oleh wilayah lain di Depok. Karena, dapat membawa kebahagiaan bagi warga dengan berbagai kegiatan edukatif dan produktif melalui PPT.

Hal tersebut menurutnya juga dapat ditingkatkan sebagai potensi wisata edukasi di Kota Depok, pasalnya kegiatan tersebut semakin jarang dilakukan, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sudah keranjingan dengan gadget.

Ketua RW14 Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman mengaku, awal mula muncul ide PPT adalah karena melihat kecenderungan anak kepada gawai.

Orang tua terkadang melarang anak bermain gawai, namun tidak memikirkan solusi yang diberikan. Kemudian muncullah ide memasyarakatkan kembali permainan-permainan zaman dulu.

“Maksud diadakan PPT selain mengganti bermain yang ada di gawai juga agar para orangtua mengajak anaknya ke ruangan terbuka dan mengikuti kegiatan bermain bersama-sama,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)