bayar pajak di kota depok
BAYAR PAJAK : Warga saat membayar pajak di Kantor Pelayanan PBB dan BPHTB di Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
bayar pajak di kota depok
BAYAR PAJAK : Warga saat membayar pajak di Kantor Pelayanan PBB dan BPHTB di Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Depok tahun 2019 berhasil melampaui target. Itu dilakukan melalui berbagai upaya yang telah dilakukan Badan Keuangan Daerah Kota Depok.

Kabid Pajak Wilayah II Badan Keuangan Daerah Kota Depok, Muhammad Reza menyebutkan, hingga 30 Desember 2019 pihaknya berhasil merealisasikan pajak sebesar 101,53 persen.

Penerimaan pajak dilakukan dengan menggencarkan penagihan langsung kepada Wajib Pajak (WP), membuat loket tambahan di halaman kantor PBB, dan di perumahan.

“Alhamdulillah upaya yang kita lakukan, di akhir tahun ini, raihan PBB sudah mencapai target bahkan lebih,” ungkap Reza kepada Radar Depok.

Selian itu, tambah Reza, pihaknya juga melakukan penagihan aktif dengan menerbitkan Surat Tagihan Pajak (STP), pemanggilan oleh Jaksa Pengacara Negara, pemasangan 12 plang atau spanduk dan 1.000 stiker bagi Wajib Pajak (WP) yang belum melunasi kewajiban PBB.

“Kami juga membuka loket di sejumlah perumahan mewah. Ini merupakan upaya jemput bola, karena banyak WP yang sibuk dan tidak sempat ke loket, atau marketplace untuk melakukan pembayaran PBB,” terangnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, Badan Keuangan Daerah menargetkan raihan PBB sebesar Rp291.119.219.140. Namun, realisasinya hingga 30 Desember pukul 14.00 wib bisa mencapai Rp295.580.828.864.

“Mudah-mudahan raihan di tahun berikutnya bisa lebih meningkat,” tutup Reza. (rd)

 

Data dan Fakta Penerimaan PBB Kota Depok

Target:

Rp291.119.219.140

 

Realisasi:

(hingga 30 Desember 2019)

Rp295.580.828.864.

 

Persentase:

101,53%

 

Upaya:

– Penagihan langsung ke WP

– Buka loket tambahan

– Terbitkan STP

– Pemanggilan oleh Jaksa Pengacara Negara

– Pemasangan 12 plang, spanduk, & 1.000 stiker

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar : (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)