ruko jadi hotel di sukmajaya
DIDUGA SALAH : Bangun di Jalan Jakarta Bogor Km34 No1A RT3/2 Kelurahan Cisalak, Sukmajaya Depok dituding menyalahi aturan, Minggu (5/1). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
ruko jadi hotel di sukmajaya
DIDUGA SALAH : Bangun di Jalan Jakarta Bogor Km34 No1A RT3/2 Kelurahan Cisalak, Sukmajaya Depok dituding menyalahi aturan, Minggu (5/1). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bangunan di Jalan Jakarta Bogor Km34 No1A RT3/2 Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya Depok dituding menyalahi aturan. Bangunan yang sebelumnya rumah toko (Ruko), kini diduga berubah fungsi menjadi hotel.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kapok), Kasno menyebut, 23 Desember 2019 pihaknya mendapatkan Informasi dari warga masyarakat. Bahwa ada ruko diduga berubah pungsi menjadi Guest House atau Hotel. Tak hanya itu, hotel tersebut juga diduga dijadikan tempat mesum. Letaknya di Jalan Jakarta Bogor Km 34 No1A RT3/2, Kelurahan Cisalak.

“Dari informasi tersebut kami mencari data atau dokumen kepemilikan bangunan ruko, setelah data atau dokumen sudah kami dapatkan ternyata Ruko tersebut milik Lukas Winata sebagai pemilik Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Nomor 644.2/219/IMB/DTB/2006,” bebernya kepada Radar Depok, Minggu (5/1).

Dalam IMBnya, kata Kasno, peruntukan jelas ruko. Pihaknya langsung mengirimkan surat terkait hal tersebut pada 27 Desember 2019. sampai 30 Desember 2019 suratnya belum juga dibales. Atas adanya perubahan fungsi tersebut jelas Pemkot Depok mengalami kerugian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya dari retribusi IMB dan pajak hotel.

“Kami sudah kesana benar adanya sudah salah fungsi. Kami baik0baik menanyakan tapi malah mendapatkan ancaman,” jelasnya.

Kasno meminta Pemkot Depok tegas atas adanya perubahan fungsi tersebut. Jika dibiarkan nantinya pengusaha yang lain akan mengikuti gaya-gaya seperti ini.

Menimpali hal tersebut, Pemilik Bangunan, Lucas Winata menuturkan, hal yang dituduhkan itu tidaklah benar, karena tidak terbukti dengan apa yang dituduhkan. “Berita yang menyebar dikalangan masyarakat itu tidak benar,” ucapnya singkat.

Menurut Lucas, ruko miliknya berfungsi sesuai dengan apa yang seharusnya dan tidak ada yang menyalahi aturan. “Sekali lagi saya katakan, bahwa itu sama sekali tidak benar,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)