saluran air di jalan margonda dibersihkan
DIBERSIHKAN PETUGSA : Petugas Satgas DPUPR Kota Depok sedang membersihkan saluran air di Jalan Raya Margonda. FOTO : ISTIMEWA
saluran air di jalan margonda dibersihkan
DIBERSIHKAN PETUGSA : Petugas Satgas DPUPR Kota Depok sedang membersihkan saluran air di Jalan Raya Margonda. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Guna mencegah munculnya kembali genangan air di sepanjang  Jalan Margonda Raya. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, mengambil langkah pencegahan dengan membersihkan saluran air di sepanjang jalan protokol tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, menerjunkan sebanyak dua satuan tugas (Satgas) PUPR untuk membersihkan saluran di sana. “Kita turunkan 14  orang petugas untuk melakukan pembersihan  di sana,” kata Dadan kepada Radar Depok, Minggu (5/1).

Dia mengungkapkan, pembersihan tersebut dilakukan karena intensitas hujan masih akan tinggi hingga beberapa hari kedepan. Maka dari itu, jika tidak dilakukan pembersihan saluran dikhawatirkan akan mengakibatkan genangan air yang cukup tinggi di Jalan Margonda Raya.

“Selain saluran, tali air juga dibersihkan. Karena kalau ada sampahnya jalan akan tergenang  dan arus lalu lintas akan terganggu,” bebernya.

Dia menjelaskan, kegiatan pembersihan tersebut dilakukan mengikuti arus aliran saluran di sepanjang Jalan Raya Margonda Raya. Mulai dari depan SPBU Margonda hingga samping KFC Margonda yang masuk ke saluran kearah tol.

“Selain itu, saluran di depna LIA sampai Pesona serta seluruh saluran di Jalan Margonda Raya juga kita bersihkan tali airnya,” jelasnya.

Dia berharap agar masyarakat baik pengemudi dan pejalan kaki yang melintas di Jalan Margonda Raya, untuk lebih meningkatkan kepeduliannya akan kebersihan lingkungan. Cara dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab dampak yang ditimbulkan bisa fatal karena mengganggu fasilitas umum.

 

“Kita tingkatkan lagi kesadaran untuk tidak buang sampah sembarangan, apalagi ke dalam saluran air karena itu salah satu penyebab banjir,” tegasnya.

Salah satu pengguna jalan, Warsono mengaku, drainase di Margonda perlu ada penataan ulang. Pasalnya, tidak banyak bak kotrol disana. Jadi tidak diketahui dimana penyebab terjadinya banjir. “Warga juga jangan buang sampah sembarangan. Margonda salurannya perlu penataan ulang,” singkat warga Kelurahan Cilodong ini. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar : (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)