Sisi Lain DEEP Indonesia : Relawan Beri Bantuan, Rangkum Empat Poin

In Politika
Boks DEEP Indonesia kirim relawan
BANTUAN : Direkrut DEEP Indonesia, Yusfitriadi bersama relawan menyerahkan bantuan ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

Tidak hanya ciamik mengawal pemerintahan dan memberikan pengetahuan tentang pesta demokrasi, Democracy and Eelectoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia juga menunjukan kepeduliannya terhadap korban terdampak bencana dengan menerjunkan bantuan.

Laporan : Ricky Juliansyah

Bekerja sama dengan Koperasi Galang Visi Nusantara (GVN), Relawan Democracy and Eelectoral Empowerment Partnership (DEEP) Menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor di Kecamatan Sukajaya dan sekitarnya.

Bantuan yang diserahkan merupakan hasil yang dihimpun dari masyarakat yang menyalurkan bantuannya melalui Koperasi Galang Visi Nusantara (GVN) dan diserahkan secara langsung Direktur DEEP Indonesia, Yusfitriadi.

“Bantuan yang diserahkan berupa 150 paket sembako, aneka makanan bayi, pembalut bagi perempuan, dan satu buah genset untuk penerangan warga,” tutur Yusfitriadi.

Pria yang akrab disapa Kang Yus ini mengungkapkan, tim yang berjumlah 15 orang tidak bisa mencapai titik terparah yang terkena dampak bencana, karena masih susahnya akses jalan untuk menuju ke titik itu. Sehingga tim menyerahkan bantuan tersebut di Desa Nangela, dimana tempat pemberhentian terakhir kendaraan baik roda 4 maupun roda 2.

Bagaimana tidak, untuk bisa sampai ke titik bencana harus ditempuh dengan berjalan kaki selama 3-4 jam dengan jalan setapak yang penuh dengan lumpur, bebatuan dan duri. Sempat beberapa orang dari tim mencoba untuk masuk berjalan kaki di jalan setapak itu, ditemukan juga 2 motor yang nekad menyusuri jalan setapak tersebut. Namun, berakhir dengan kondisi rusak, tidak bisa melanjutkan dan tidak bisa juga kembali.

Bantuan diserahkan langsung melalui warga. Secara teknis, sekitar perwakilan 10 warga datang ke lokasi di mana relawan DEEP Indonesia menyerahkan bantuan, kemudian bantuan-bantuan tersebut dipikul menuju lokasi bencana, walaupun ada juga yang nekad menggunakan motor dengan roda yang dililit rante motor, untuk menghindari jalan lumpur dan bebatuan licin.

“Beberapa tim kami sempat berdialog dengan warga terkait kondisi bencana terkini, antisipasi masyarakat dan distribusi bantuan dari posko-posko yang didirikan oleh para relawan. Selain bahan makanan pokok, masyarakat berharap juga bantuan yang sangat dibutuhkan lainnya seperti genset,” paparnya.

Dengan matinya aliran listrik sejak terjadinya bencana, masyarakat yang terkena dampak bencana berada dalam kondisi yang gelap gulita setiap malam. Lilin yang diberikan para relawan tidak bisa bertahan lama, karena dengan jumlah masyarakat yang cukup banyak tidak mungkin penerangan harus menggunakan lilin.

Padahal kesiapsiagaan masyarakat setiap malam merupakan tuntutan khawatir terjadi musibah susulan, karena hujan terus menerus mengguyur hampir seluruh daerah di Kabupaten Bogor. Belum lagi aliran listrik untuk kepentingan lainnya. Selain genset juga pakaian dan makanan balita.

“Selama ini yang saya lihat di posko-posko bantuan hanya difokuskan pada bahan makanan pokok, padahal balita yang sangat rentan terkena berbagai penyakit pasca bencana juga harus menjadi perhatian semua pihak. selain itu MCK, terutama kamar kecil untuk buang air besar dan air kecil masyarakat yang terdampak musibah tidak memadai teruatama pada sisi kUantitas. Di sebuah area MCK hanya satu sementara masyarakat yang membutuhkan mencapai 200 orang. Kondisi seperti ini juga termasuk di tempat pengungsian,” katanya.

Informasi terakhir yang dihimpun dari warga, DEEP merangkum jadi empat poin, yakni Pertama, Akses Jalan, Kedua, Bantuan belum disalurkan secara optimal, Ketiga, Antisipasi bencana susulan dan Keempat, Kondisi masyarakat yang sudah mulai sakit.

“Satu-satunya cara menyalurkan bantuan supaya lebih cepat melalui jalur udara. Saya sangat mengapresiasi bupati bogor bekerjasama dengan Pangkalan Udara Atang Sanjaya yang kemaren sudah menyalurkan bantuan melalui pesawat hely. Karena itu saya sangat berharap aksi-aksi penyaluran bantuan lewat udara tersebut diperbanyak volume dan intensitasnya. Karena menunggu akses jalan terbuka sangat membutuhkan waktu yang lama,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

gerabah kuatkan arus

Sisi Lain Pilkada Depok : Gerabah Kuatkan Arus, Menangkan Pradi-Afifah

KONSOLIDASI : Pengurus dan Relawan Gerabah saat melakukan konsolidasi di Balai Sarmili Depok, Minggu (30/08)

Read More...
PKB untuk pradi

Pilkada Depok : PKB Usung Pradi-Afifah

RESMI : Bakal Calon Walikota Depok, Pradi Supriatna menerima SK Rekomendasi dari DPP PKB, di

Read More...
tangannya masuk ke penggilingan

Seram, Selama 4 Jam Pekerja Tangannya Masuk Penggilingan Daging

EVAKUASI : Petugas tengah menyelamatkan karyawan yang mengalami kecelakaan kerja, di toko milik Haji Doni,

Read More...

Mobile Sliding Menu