foto semasa hidup korban meninggal longsor di depok
BAHAGIA : Momen semasa Amelia Susasnti masih hidup bersama kedua anaknya, Benzema dan Athar. FOTO : ADE ISTAKHORI FOR RADAR DEPOK
foto semasa hidup korban meninggal longsor di depok
BAHAGIA : Momen semasa Amelia Susasnti masih hidup bersama kedua anaknya, Benzema dan Athar. FOTO : ADE ISTAKHORI FOR RADAR DEPOK

 

Ditemukannya Amelia Susanti dalam kondisi tubuh yang membiru di kamar berukuran 4×4 meter, menyesakkan hati Dayanti. Amelia baru bisa ditemukan dalam kamarnya yang sudah dipenuhi tanah pada pukul 16:30 WIB.

Laporan : Devina Kunia Sari, Kota Depok

RADARDEPOK.COM – Di dalam rumahnya yang sederhana, tersimpan banyak kenangan yang diingat Dayanti selama anak pertamanya masih hidup. Masih terngiang-ngiang diingatannya, bagaimana tekunnya Amelia berlatih taekwondo selama mengenyam pendidikan di SMP Negeri 226, Kelurahan Pendok Labu, Cilandak Jakarta Selatan.

Setiap pulang sekolah, Amelia tak lupa berpamitan kepada bapak-ibunya untuk pergi latihan taekwondo. Meski tak mengukir prestasi, tidak menyurutkan niat perempuan berusia 27 tahun itu tetap belajar menekuni seni bela diri asal Korea. Terhitung sampai  berusia 17 tahun Amelia mempelajarinya.

Amelia memang merupakan sosok perempuan yang berjiwa kuat dan penuh petualangan. Walaupun bapak-ibunya keberatan dengan keputusannya. Amelia pernah nekat pergi ke Senayan bersama teman-temannya, untuk bermain sepak bola saat masih remaja.

Dayanti mengingat-ingat lagi ketika Amelia begitu semangat dalam bersekolahnya di SMK Al-Makmur Ciganjur. Tidak tahu apa alasan Amelia memilih jurusan Akuntansi. Dayanti melihat anaknya begitu tekun menjalani masa sekolahnya. Amelia selalu berada di urutan lima besar di kelasnya. Dan menjadi kebanggaan guru-guru di sekolahnya.

Sejak kecil, Amelia tidak pernah meminta banyak hal kepada Dayanti maupun Ade Istakhori (Suami Dayanti). Amelia mengerti kesederhanaan hidupnya, dan pekerjaan bapaknya yang serabutan. Tapi, sebagai bapak, Ade tak pernah membiarkan anaknya hanya sebatas lulusan SMK.

Ade berhasil membawa Amelia ke pendidikan lebih tinggi. Melihat potensi anaknya di dunia gambar-menggambar, dan keinginan Amelia sendiri untuk masuk ke jurusan tersebut. Menjadikan harapan Ade untuk mendaftarkan anak sulungnya itu ke Universitas Indraprasta (Unindra) jurusan Desain Grafis.

“Saya hanya ingin kedua anak saya, Amelia hidup lebih baik dari saya. Namun, Allah lebih ingin Amelia bahagia di atas sana,” kata Ade.

Kantung mata yang besar, menjadi bukti betapa kerasnya usaha Ade menghidupi ketiga buah hatinya, Amelia, Deni, dan Nizam.

Tak ingin membuat kedua orang tuanya kecewa, Amelia membuktikan keseriusan di kuliahnya dengan lulus dan mendapatkan hasil yang baik pada tahun 2015. Hal tersebut menjadi momen yang membanggakan bagi orang tuanya.

Dayanti dan Ade menilai, Amelia merupakan perempuan yang tidak banyak bicara. Setiap permasalahan hanya bisa dia utarakan kepada kedua orang tuanya, layaknya kehidupan rumah tangganya bersama Muhammad Fitroh Ramadan (Suami Amelia).

 

evakuasi korban meninggal longsor di depok
DIANGKAT : Korban Amelia saat dialukan evakuasi oleh tim, Rabu (1/1/2020). FOTO : ADE ISTAKHORI FOR RADAR DEPOK

 

Dibalik itu, Amelia senang bermain media sosial. Dia sering mengunggah swafotonya dan foto-foto bersama keluarga besarnya, anaknya, dan suaminya di Instagram. Amelia merupakan sosok yang aktif di media sosial yang digunakan oleh jutaan orang tersebut. Dilihat dari momennya, dia dan keluarga kecilnya terekam dalam kronologi Instagramnya. Amelia dan Fitroh begitu ekspresif dalam menunjukkan kekompakan mereka.

Namun, momen tersebut mungkin sudah tidak akan ada lagi. Fitroh merasa sangat kehilangan istrinya yang sudah berjalan selama 5 tahun, yang mereka jalani sejak 2014 dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Athar dan Benzema. Mereka tinggal dalam kesederhanaan keluarga kecilnya di kontrakan seluas 6×10 meter. Kini Fitroh tak bisa keluar rumah karena menderita demam. “Fitroh benar-benar sedih dan sakit, mungkin karena terus-menerus memikirkan Amelia,” ujar Dayanti.

Dayanti tak kuat menahan sedihnya setiap melihat kedua anak Amelia. Athar yang masih berumur 2 tahun. Masih terlalu kecil untuk ditinggalkan ibunya. Ada juga Benzema berumur 4 tahun, betapa mukjizat yang luar biasa dari-Nya, menguatkan tubuh Benzema untuk merangkak ke atas dari timbunan tanah yang hampir menguburnya.

Kini Dayanti dan Ade harus terus menatap masa depan. Dan melindungi anak keduanya Deni Prabowo, yang sekarang menjadi anak satu-satunya.(*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)