turap kali caringin longsor
TERBENGKALAI : Turap Kali Caringin II, RW11, Kelurahan Pengasinan, Sawangan, tertunda karena mengalami longsor, Jumat (3/1). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
turap kali caringin longsor
TERBENGKALAI : Turap Kali Caringin II, RW11, Kelurahan Pengasinan, Sawangan, tertunda karena mengalami longsor, Jumat (3/1). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PENGASINAN – Akibat longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, mengakibatkan pengerjaan turap Kali Caringin II di RW11, Kelurahan Pengasinan, Sawangan, mengalami penundaan.

Hal itu diakibatkan pengerjaan turap senilai Rp 454.988.313 tersebut, mengalami longsor, Sabtu (4/1). Sehingga pengerjaan belum dapat dilaksanakan.

Ketua LPM Kelurahan Pengasinan, Mulyadi Gojong mengatakan, pasca hujan deras yang melanda wilayah Pengasinan beberapa waktu lalu, mengakibatkan terjadi longsor. Longsor terjadi di pengerjaan turap Kali Caringin II RW11, Perumahan BSI 2. Akibatnya, pengerjaan turap tersebut mengalami penundaan sehingga pengerjaan proyek hingga awal tahun belum dapat diselesaikan.

“Pengerjaan di tunda akibat longsor di lokasi pembangunan turap Kali Caringin II,” ujar Bojong kepada Radar Depok.

Gojong mengungkapkan, bergeraknya turap akibat longor telah dilaporkan ke Pemerintah Kota Depok. Bahkan dinas terkait telah meninjau lokasi longsor untuk melihat langsung pembangunan tersebut.

Lebih lanjut, Gojong berharap, Pemerintah Kota Depok dapat segera membersihkan lokasi longsor sehingga pihak pemborong dapat melaksanakan kembali pengerjaan turap Kali Caringin II.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Nurdin Al Ardisoma menuturkan, pihaknya sudah meninjau pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Depok.

Salah satu peninjauan lokasi pembangunan yakni pembuatan jembatan penghubung antara Kecamatan Cipayung dengan Kelurahan Pasir Putih. Selain itu, pihaknya akan meninjau lokasi longsor di pengerjaan proyek turap Kali Caringin II.

“Kami akan meninjau lokasi longsor di pengerjaan turap Kali Caringin II dan akan melakukan penilaian setelah melihat langsung di lokasi,” terang Nurdin.

Dari pantauan dan informasi yang diterima Radar Depok, bahwa pengerjaan turap tersebut diduga tidak selesai dikerjakan pemborong sebelum terjadi longsor. Hal itu apabila di lihat dari papan proyek pengerjaan. Di papan tersebut pengerjaan proyek menggunakan anggaran Rp454.988.313,54. Pengerjaan dilaksanakan mulai 21 Oktober dan selesai pada 20 Desember 2019. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto : (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)