peserta ikuti gulbencal
KOMPAK : Danramil 06/Cimanggis, Mayor Kav Imam Purwanto, sedang memberikan sertifikat kepada peserta demonstrasi penanggulangan bencana alam dan banjir, di Situ Cilangkap, Minggu (9/2). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
peserta ikuti gulbencal
KOMPAK : Danramil 06/Cimanggis, Mayor Kav Imam Purwanto, sedang memberikan sertifikat kepada peserta demonstrasi penanggulangan bencana alam dan banjir, di Situ Cilangkap, Minggu (9/2). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Koramil 06/Cimanggis kembali mengadakan pelatihan Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) banjir. Kali ini, agenda yang dilaksanakan di Situ Cilangkap, Kelurahan Jatijajar, Minggu (9/2), diikuti 235 peserta dari Kecamatan Cimanggis dan Tapos.

Danramil 06/Cimanggis, Mayor Kav Imam Purwanto menjelaskan, ini merupakan kegiatan penanganan penanggulangan bencana alam khususnya banjir, yang dilakukan dalam rangka menyiapkan warga di wilayah teriorialnya,  yang terdiri dari dua kecamatan, yaitu Cimanggis dan Tapos.

“Jadi perlu didirikan Organisasi dan Tugas (Orgas), tujuannya agar kita bersama-sama bagi yang tidak terkena banjir dapat membantu masyarakat kita yang terkena dampak banjir,” ucapnya kepada Radar Depok.

Ia mengungkapkan, kegitan ini merupakan kegitan awal yang memungkinkan adanya lanjutan dari kegiatan ini.

“Bencana ini bukan untuk banjir saja, tetapi kali ini kami siapkan untuk bencana alam banjir, sesuai dengan kondisi saat ini. Dan ini kegiatan yang kedua setah minggu kemarin kita adakan dilokasi yang sama,” ungkapnya.

Dalam rangkaian kegiatan ini, sambung Imam, terdapat simulasi dari musim kemarau, mulai dari kegiatan mitigasi, pra bencana, penanganan bencana, rehabilitasi.

“Ini semua kita bagi dalam 12 kelompok atau koordinator, seperti koordinator posko, evakuasi, peralatanan, dapur umum, pengungsian, kesehatan lapangan, PLN, rute dan parkir, angkutan, keamanan, penerimaan barang dan sumbangan, distribusi logistik, dan lainnya,” tuturnya.

Ia berharap, agar setelah adanya kegiatan ini masyarakat yang ikut serta dapat menularkan ilmu yang didapatnya kepada keluarga, teman, serta tetangga terdekatnya. Sebab, peserta hanya beberapa persen masyarakat di dua kecamatan. Untuk itu, harus ada ketok tular ke orang tua, tetangga dan teman-temannya, sehingga sasaran dari bencana ini dapat memperkecil korban atau memperkecil kerugin.

“Karena, semakin cepat penanganan maka akan semakin kecil korban dan kerugian yang ada, begitu juga sebaliknya,” harap Imam.

Kegiatan ini tidak akan berjalan tanpa didukung oleh tokoh pemuda, yaitu Aan Setiawan sebagai Wakil Komandan Latihan (Wadanlat) yang dihadiri, Kapolsek Cimanggis Kompol H Efendi, Kepala Dinas Kesehatan drg. Nova, Kepada Dinas Sosial yang diwakili oleh Nur Hayati, Sekretaris Kecamatan Cimanggis Abdul Rahman, Lurah Sukatani Cahyanto, Lurah Cilangkap Suaibun. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)