andara tv tiga habis
SELALU KOMPAK: Warga Andara Saat melakukan syuting dengan mamanfaatkan properti lingkungan yang ada di Andara. FOTO : ISTIMEWA
andara tv tiga habis
SELALU KOMPAK : Warga Andara Saat melakukan syuting dengan mamanfaatkan properti lingkungan yang ada di Andara. FOTO : ISTIMEWA

 

Sekecil apapun informasi yang baik itu harus disampaikan, begitu pula yang di lakukan Andara TV. Tidak melulu bikin konten komedi, Andara TV juga menyampaikan informasi yang terjadi di Andara. Seperti banjir dan longsor yang sempat memakan korban jiwa. 

Laporan: Rubiakto

RADARDEPOK.COM – Sebagai pemilik media, baik itu media mainstream dan media sosial tentu harus bijak menyampaikan informasi, dan memiliki tanggung jawab menyebarkan informasi sekecil apapun di wilayahnya.

Begitu juga yang menjadi komitmen Andara TV yang telah bertransformasi menjadi penyampai informasi publik, selain membuat konten komedi. Belum lama peristiwa banjir dan korban meninggal akibat longsor di Andara sempat memukul warga.

Informasi terupdate tentu dibutuhkan warga, sebagai warga sekitar, tim Andara TV merasa bertanggung jawab untuk mengabarkan informasi tersebut. “Kami selalu kabarkan informasi terbaru di Andara,” kata Opan.

Selain itu, informasi kecelakaan, dampak pembangunan tol juga terus menjadi sorotan Andara TV, selain membuat konten hiburan yang diharapkan mampu membuat masyarakat terhibur.

Dia juga mengatakan tak segan untuk mengajak aparatur pemerintahan untuk terlibat di produksi Andara TV.

Saat mengajak lurah untuk menjadi aktornya, Lurah Pangkalan Jati Baru, Sugianto pun ditanggapi antusias oleh lurah.

Dia mengatakan sebagai fasilitator forum anak kelurahan dan kecamatan jadi sangat dekat dengan pak lurah dan stafnya sehingga bisa lebih intim ungtuk meminta lurah menjadi aktornya.

“Waktu itu ada kegiatan sumpah pemuda, inisiatif saya mau merangkul warga Andara buat bikin film bersama, alhamdulilah mereka merespon baik,” kata Opan.

Dia juga berharap dengan dukungan dari pemerintah diharapkan karyanya bisa lebih berkembang, bisa mengabarkan program yang dimiliki pemerintah kapada masyarakat.

“Kami juga berharap pemerintah mau mendukung film dan video kami, syukur-syukur bisa dikasih alat sama pak lurah,” tukas Opan. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)