boks mengenal andara TV 2
KOMPAK: Aktor Andara TV, mayoritas berasal dari kalangan biasa mencoba kalahkan Reza Rahadian dalam beradu akting. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK
boks mengenal andara TV 2
KOMPAK : Aktor Andara TV, mayoritas berasal dari kalangan biasa mencoba kalahkan Reza Rahadian dalam beradu akting. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

Guna menghasilkan konten video yang maksimal dibutuhkan keahlian dan pengalaman, serta konsistensi pada sebuah garapan video, terutama di media sosial Youtube. Ini pula yang dialami penggagas Andara TV, Sofwan Amin.

Laporan : Rubiakto

RADARDEPOK.COM – Banyak yang perlu disiapkan sebelum membuat sebuah konten video di Youtube. Meski begitu, sebagai warga kampung di perbatasan Kota Depok, Sofwan Amin mengaku tak kesulitan dalam mencari pemain. Hanya saja masih perlu diasah dan ditambah kemampuan aktingnya.

“Aktor kita dari warga sekitar kampung Andara. Mulai dari anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga kakek-kakek yang merasa cemas dengan kondisi Kampung Andara,” kata Sofwan Amin.

Menurutnya setiap aktor yang berperan tidak dibayar. Bahkan mereka malah memberikan izin syuting di lapangan, bahkan pemilik rumah juga dengan senang hati memberikan konsumsi.

Namun, masih ada kendala dalam pembuatan channel Youtube, Opan –sapaan akrab Sofwan Amin- mengatakan alat yang digunakan menurutnya masih sangat minim. Itu semua tidak menjadi alasan untuk Andara TV tetap berproduksi.

“Kendala paling besar yang kita hadapi adalah minimnya peralatan yang dimiliki. Tapi itu bukan alasan kami untuk tetap syuting. Sambil berjalan kami akan lengkapi peralatan,” kata Opan.

Dia mengatakan sedikit banyak pelajaran yang diperoleh di kampusnya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) menjadi bekal dalam membuat konten video. Saat ini dirinya masih duduk di Semester IV di Fakultas Film dan Televisi, IKJ.

Menurutnya, sebagian besar inspirasi memang berasal dari lingkungan sekitar di kawasan Andara. Tapi ilmu tentang perfilman ia raih di bangku perkuliahan. Pada perjalanannya, Sofwan berharap Andara TV dapat menjadi penyambung kreativitas dalam mengembangkan bakat serta minat anak dan remaja di kampung Andara.

“Kami ingin warga Andara terhindar dari pergaulan yang negatif, melalui TV ini kami ingin mengekspose kampung Andara yang lokasinya di wilayah perbatasan Depok-Jakarta. Karena di sini banyak potensi,” terang Sofwan.

Konten yang digarap sangat beragam, dari pembuatan film hingga video jenaka yang melibatkan warga. Kemudian ada seni pertunjukan pementasan Lenong Andara, lalu mengeskpose kegiatan dalam konten Berita Andara. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)