Beranda Satelit Depok Daftar Daring di Puskesmas Tapos Baru 45 persen

Daftar Daring di Puskesmas Tapos Baru 45 persen

0
Daftar Daring di Puskesmas Tapos Baru 45 persen
DAFTAR: Warga menunjukan aplikasi mendaftar daring di UPTD Puskesmas Tapos. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
daftar online puskesmas tapos
DAFTAR : Warga menunjukan aplikasi mendaftar daring di UPTD Puskesmas Tapos. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Kendati sudah menggunakan sistem pendaftaran daring sejak awal 2019. Namun, baru sekitar 45 persen warga yang memanfaatkan teknologi berbasis IT tersebut untuk mendaftar di  UPTD Puskesmas Tapos.

Kepala UPTD Puskesmas Tapos, Trisna Setiawan mengungkapkan, bahwa sistem pendaftaran online di Puskesmas Tapos sudah berjalan sejak tahun 2019 awal dan saat ini presentase pendaftaran online dibandingkan dengan onsite sudah 55 persen berbanding 45 persen.

“Selain itu, Puskesmas Tapos juga mengembangkan pendaftaran melaui SMS dan WhatsApp untuk mempermudah masyarakat dan petugas dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat,” ucapnya kepada Radar Depok, Kamis (27/2).

Ia menjelaskan, yang menjadi penyebab masyarakat belum memakai online itu ada beberapa faktor, diantaranya tidak memiliki handphone yang memadai, tidak paham atau Gaptek dan tidak sempat.

“Untuk itu masih dipersilahkan untuk mendaftar secara onsite, padahal memang dengan mendaftar online maka lebih cepat dan efektif. Mereka tidak perlu mengantri terlalu lama karena datanya sudah masuk terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebelum menggunkan sistem online ini, Trisna pun menyebutkan sudah melakukan berbagai sosialisasi mulai dari akhir 2018 untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pendaftaran online tersebut.

“Respon masyarakat sangat baik, terbukti makin bertambahnya masyarakat yang memakai cara ini, tetapi sambil proses berjalan juga kita sosialisasikan secara rutin baik didalam gedung maupun diluar gedung,” tuturnya.

Ia berharap, agar masyarakat semakin banyak yang menggunakan sistem pendaftaran online tersebut untuk memudahkan masyarakat dan petugas.

“Karena banyak orang yang mengeluhkan malas datang ke Puskesmas karena antri, untuk itu ini menjadi sebuah solusi untuk mereka tidak perlu mengantri untuk menaftar,” pungka Trisna. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)