depok tertata poros tengah
AKRAB : Ketua Ketua Divisi Pengamanan Internal Partai DPP Partai Demokrat, Rudi Kadarisman (kanan) bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus usai mengikuti agenda partai di Bandung beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA
depok tertata poros tengah
AKRAB : Ketua Ketua Divisi Pengamanan Internal Partai DPP Partai Demokrat, Rudi Kadarisman (kanan) bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus usai mengikuti agenda partai di Bandung beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Koalisi Depok Tertata yang dibangun PAN, Partai Demokrat, PKB dan PPP, dinilai Ketua Ketua Divisi Pengamanan Internal Partai DPP Partai Demokrat, Rudi Kadarisman sebagai kekuatan poros tengah yang patut diperhitungkan dalam Pilkada 2020.

Mantan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok ini mengungkapkan, untuk Pilkada, ada Peraturan Organisasi (PO) dan Petunjuk Pelaksanaan (juklak) dari DPP, yang memberikan kepercayaan penuh kepada DPC dan DPD untuk melakukan penjaringan.

“Hari ini Pak Edi (Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus) sudah melakukan itu, penjaringan bisa untuk membuat pendaftaran calon yang mau maju Pilkada atau melakukan komunikasi politik lintas partai. Kami percaya Pak Edi melakukan itu,” tutur Rudi kepada Radar Depok, Rabu (12/2).

Setelah melakukan penjaringan, Rudi yang ditunjuk sebagai Plt. DPD Partai Demokrat Bangka Belitung (Babel) ini melanjutkan, dilaporkan ke DPD, yang kemudian didiskusikan segala sesuatunya, baik peta politik, peluang dan komitmennya.

“Setelah itu, Pak Irvan (Ketua DPD Partai Demokrat Jabar) akan membawa ke DPP, di sana ada majelis tinggi. Kita mempresentasikan masing-masing, kenapa ke sini dan bagaimana peluangnya. Semua parameternya adalah survei. Hal ini pun berlaku di provinsi,” paparnya.

Ia mengungkapkan, saat ini peta politik di Pilkada Depok hanya ada dua kekuatan yang besar, yakni Mohammad Idris dan Pradi Supriatna. Sehingga, ia memperkirakan pada pesta demokrasi di Kota Sejuta Maulid aka nada head to head.

“Tapi, tidak tahu juga ya kedepannya kalau ada tokoh lain lagi. Tinggal head to head-nya bagaimana, Partai Demokrat untuk masuk ke sana,” paparnya.

Ditanya mengenai Koalisi Depok Tertata, di mana salah satunya ada Demokrat, Rudi pun mempercayakan kepada kompatriotnya di Kota Depok untuk membangun kekuatan bersama partai lain.

“Politik kan begitu, mungkin Pak Idris atau Bang Pradi mau ambil, tinggal bagaimana koalisinya, kan per hari ini mereka pun tidak ada yang langsung datang melobi kita dan koalisi yang dibuat itu untuk bergabung,” katanya.

Ia pun berandai-andai, jika suatu saat  Koalisi Depok Tertata untuk maju mengusung calonnya sendiri di Pilkada 2020, Rudi pun akan memberikan kesempatan bagi koalisi yang ada DPC Partai Demokrat Kota Depok di dalamnya.

“Tapi, kami mengikuti dulu. Koalisi ini perlu di lobi lah. Saya yakin, jika komunikasinya baik, komitmen bagus, koalisi poros tengah ini mendukung salah satu kubu atau mengusung sendiri. Ibaratnya lidi, kalau disatukan, kita bisa menyapu. Itu saja analoginya, jadi perlu dilobi juga ini,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)