Desentralisasi Kesehatan sangat mempengaruhi Pelayanan Kesehatan dan SDM Kesehatan

In Ruang Publik

Oleh : Sari Mayati

Mahasiswa STIKIM Jakarta

Desentralisasi adalah pemindahan kekuasaan atau wewenang dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah bisa mengambil wewenang, artinya masalah-masalah yang ada di daerah dapat ditangani dan dikoordinasi lebih cepat, terarah, dan tepat sasaran dari yang dibutukan masyarakat. Desentralisasi kesehatan mempunyai berbagai macam bentuk yang tidak hanya bergantung pada struktur politik pemerintahan dan administratif tetapi juga pada pola organisasi pelayanan kesehatan yang terdapat di masing-masing negara. Bidang kesehatan merupakan satu dari berbagai fungsi pemerintahan sehingga sangat dipengaruhi struktur pemerintahan.

Tujuan desentralisasi kesehatan antara lain adalah untuk meningkatkan peran tugas pemerintah pusat ke pemerintah daerah dalam pemerataan tenaga kesehatan, sarana fasilitas kesehatan, hingga obat-obatan agar masyarakat daerah mendapatkan pelayanan kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatannya. Tujuan yang lain yaitu dapat meningkatkan tugas pemerintah untuk mendapatkan mutu dan citra yang baik bagi setiap fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit umum daerah, khususnya di Kabupaten Natuna.

Saat ini di daerah Kabupaten Natuna memiliki 14 jumlah puskesmas dan 1 RSUD, setiap puskesmas masih banyak kekurangan tenaga kesehatan, dan Fasilitas kesehatannya juga masih belum lengkap, sampai saat ini masyarakat yang ada di natuna selalu tidak puas dengan pelayanan yang ada di puskesmas dikarenakan puskesmas yang ada di daerah natuna ini untuk tenaga kesehatanya masih kurang, kususnya tenaga dokter masih ada beberapa puskesmas hanya mempunyai satu dokter saja. Langkanya dokter yang berminat ditempatkan di daerah terpencil merupakan penyebab sulitnya mewujudkan pelayanan yang adil, merata, dan profesional. Pelayanan yang adil dan merata artinya tidak ada pembatas, baik daerah kota maupun daerah terpencil harus mendapatkan hak yang sama akan kesehatan.

Puskesmas yang ada di natuna untuk saat ini desentralisasi kesehatannya belum berjalan dengan baik, Karena masih banyaknya masyarakat natuna berobat diluar kota dikarena puskesmas maupun RSUD yang ada di natuna tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatannya belum lengkap. Sejak desentralisasi, pengembangan Puskesmas bervariasi antara daerah, tergantung pada komitmen, dan kemampuan fiskal daerah. Banyak Puskesmas dengan tenaga kesehatan tidak sesuai standar serta kekurangan anggaran untuk melaksanakan upaya kesehatan masyarakat.

Kondisi masyarakat yang di seberang perbatasan seperti natuna ini memiliki kondisi sosial ekonomi yang  sangat lah berbeda dengan masyarakat yang ada di kota, pendapatan ekonomi masyarakat di desa terpencil  lebih rendah, keadaan RSUD atau puskesmas yang ada di natuna menjadi perioritas untuk mayarakat berobat dan membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik. Tapi sangat sayang sekali RSUD atau puskesmas yang ada dinatuna saja masih blom cukup untuk alat- alat kesehatannya dan para tenaga kesehataanya. Puskesmas sebagai pemberi pelayanan primer yang menjadi andalan utama pelayanan bagi daerah terpencil perbatasan dan kepulauan. Status kesehatan masyarakat dan cakupan pelayanan kesehatan di daerah terpencil perbatasan masih rendah.

Semuanya berujung kepada Kepala Puskesmas, karena baik dokter maupun perawat dan bidan adalah di bawah tanggung jawab Kepala Puskesmas. Namun, yang pasti di sinilah sikap Kepala Puskesmas yang harus bisa melihat secara lebih luas, melihat tidak hanya peraturan perundang-undangan yang berlaku saja, tetapi melihat bagaimana dampak terhadap masyarakat jika peraturan itu diterapkan, melihat bagaimana dampak terhadap masyarakat jika pelayanan dihentikan karena tidak ada dokter yang berwenang  secara aturan untuk melakukan pelayanan, dan melihat juga paramedis yang seperti apa yang layak diberikan .

Saya berharap untuk pemerintah dan organisasi profesi bisa menyelesaikan masalah ini, diskusikan dengan IDI bagaimana bisa melakukan pembinaan terhadap anggotanya untuk mau ditempatkan di daerah terpencil untuk fungsi pengabdian masyarakatnya, sehingga kewenangannya tidak tergantikan oleh profesi lain. Diskusikan dengan PPNI dan IBI agar anggotanya bisa lebih berkoordinasi dan berkolaborasi dengan dokter dan terus meningkatkan kompetensi profesinya. Yang lebih penting adalah diskusikan dengan mereka semua bagaimana bisa melayani masyarakat secara optimal agar kesehatan masyarakat lebih baik.

Masyarakat sangat berharap pemerintah benar-benar lebih peduli lagi dan melihat lebih luas pelayanan kesehatan yang ada dinatuna, sungguh sangat tidak adil karena di daerah terpencil seperti di tempat kami ini sangat kurang sekali fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatannya. diharapkan pemerintah bisa membangun rumah sakit atau puskesmas dengan fasilitas yang lebih lengkap dan tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhannya  terutama untuk dokter lebih diperbanyak lagi. Rumah sakit dan puskesmas yang ada dinatuna sekarang seakan-akan tidak diperhatikan. Padahal kesehtan sangat penting sekali buat masyarakat.

Sehat bagi manusia itu sangat penting karena tanpa kesehatannya yang baik, maka setiap anusia akan sulit dalam melakukan aktivitsnya.dengan ini semoga pemerintah pusat maupu pemerintah daerah lebih peduli lagi dengan kesehatan yang ada di natuna agar masyarakat dinatuna lebih puas dan dapat meningkatkan derajat kesehatannya, masyarakat sehat indonnesia lebih maju.

You may also read!

Jadwal dan lokasi Pemadaman Listrik di Kota Depok Jumat, 23 Oktober 2020

  RADARDEPOK.COM - PLN (Persero) menginformasikan jadwal pemeliharaan jaringan listrik berupa aktivitas pemadaman sementara secara bergilir di Kota Depok pada

Read More...
guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...

Mobile Sliding Menu