penyuluhan mitigasi bencana kelurahan rangkapanjaya
SOSIALISASI : Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, adakan penyuluhan pemadam kebakaran dan penanganan bencana untuk warga RW 8, Kampung Pulo, Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas, Depok. FOTO : DEVINA/RADAR DEPOK
penyuluhan mitigasi bencana kelurahan rangkapanjaya
SOSIALISASI : Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, adakan penyuluhan pemadam kebakaran dan penanganan bencana untuk warga RW 8, Kampung Pulo, Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas, Depok. FOTO : DEVINA/RADAR DEPOK

 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menyambangi RW8, Kampung Pulo, Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas. Dihadapan ibu-ibu dari lingkungan tersebut, para petugas berbagi ilmu pengetahuan tentang bencana yang bisa saja terjadi di lingkungan terdekat, yakni rumah.

Laporan : Devina Kurnia Sari

RADARDEPOK.COM – Sebanyak 55 kaum hawa RW 8 Kampung Pulo, Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas aktif menjawab pertanyaan yang disampaikan Konsuil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Rahmat yang memberikan beberapa pertanyaan mengenai alat listrik dalam rumah tangga.

Tampak para kaum hawa yang sebagian besar orang tua siswa tersebut, saling saut menyaut sepanjang penyuluhan yang dilaksanakan di TK Al-Furqon. Konsuil, Rahmat, menjelaskan bagaimana penggunaan Miniature Circuit Breaker (MCB) yang tepat.

“MCB atau yang umumnya kita sebut sekring model baru akan lebih aman dibanding MCB model lama. Karena mempunyai kepekaan terhadap air, sehingga potensi penyetruman kepada manusia tidak ada. Itu karena MCB model baru akan otomatis mati,” ujarnya kepada para peserta.

Ditempat yang sama, Kabid Penyuluhan dan Peran Serta Masyarakat, Emma Lidya menegaskan tujuan diadakannya penyuluhan untuk mengedukasi warga yang ada di RW 8, Kampung Pulo, bagaimana mencegah dan menangani musibah kebakaran di rumah.

Emma juga menuturkan, hal yang menyebabkan terjadinya percikan api, biasanya disebabkan adanya pemakaian kabel roll secara terus menerus, dan banyak listrik yang bermuara di kabel roll tersebut. Sampai akhirnya kabelnya ‘aus’ dan korsleting.

Pada kesempatan tersebut, Lurah Rangkapanjaya, Kharisma Eka Putra, turut hadir untuk memberikan beberapa wejangan mengenai pentingnya penyuluhan untuk keselamatan kerja saat mengurus rumah.

“Saya berharap setelah penyuluhan ini, warga dapat memahami pencegahan maupun penanganan kebakaran sejak dini. Jadi, masyarakat dapat lebih mandiri dalam mencegah terjadinya kebakaran di rumah masing-masing,” pesan Eka.

Pada penyuluhan tersebut, juga diberikan cara menangani kebakaran dalam rumah dengan mensimulasikan sebuah tabung gas yang bocor, kemudian terjadi kebakaran. Pada simulasi tersebut, ditunjukkan cara yang benar menggunakan handuk yang basah sebagai media menghanguskan api. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)