kader jumantik curug
KOMPAK : Kader Jumantik Kelurahan Curug, sedang melakukan giat bersih-bersih dan mengecek jentik di setiap rumah warga. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
kader jumantik curug
KOMPAK : Kader Jumantik Kelurahan Curug, sedang melakukan giat bersih-bersih dan mengecek jentik di setiap rumah warga. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Maraknya penyakit DBD yang saat ini menimpa Kota Depok, membuat Kelurahan Curug dengan sigap melakukan berbagai upaya untuk mencegah timbulnya jentik nyamuk. Salah satunya dengan rutin melakukan pemeriksaan jentik tiap seminggu sekali.

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Pukul 7.00 WIB, ibu-ibu kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis sudah berkumpul di rumah Ketua RW02. Mereka, siap melaksanakan kegiatan rutin di Jumat tersebut. Dengan kekompakan dan kebersamaan, mereka bahu membahu mengerjakan program, agar terasa lebih ringan jika dilakukan bersama.

Mereka mulai membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang jalan, serta memeriksa lokasi-lokasi yang tergenang air dan mendatangi warga untuk menantau jentik nyamuk.

Kegiatan itu, menjadi agenda rutin yang dibuat kader Jumantik Kelurahan Curug, dengan harapan dapat menangkal kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah marak di beberapa wilayah di Kota Depok.

Semangat kader tak ada kata surut sedikit pun, terbukti karena kokompakan mereka yang turut menjaga dan mencegah berbagai penyebaran penyakit khususnya DBD, sampai saat ini belum ada laporan masyarakat yang terjangkit.

Lurah Curug, Bambang Eko juga turut hadir dalam memantau kegiatan yang dilakukan itu pun mengapresiasi semangat kader yang dapat bekerjasama untuk menekan angka penyebaran penyakit DBD.

Ia menghimbau, agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya agar tidak terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan penyakit.

“Karena, kalau kader itu hanya mengecek seminggu sekali. Untuk itu, diharapkan masyarakat lebih sadar akan kebersihan terutama rajin membersihkan bak mandi, hingga menutup genangan-genangan iar yang dapat memicu jentik nyamuk,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)