Hasil SKD Depok Diumumkan Awal Maret

In Metropolis
hasil SKD awal maret
MELIHAT NILAI : Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melihat layar monitor hasil dari Computer Assisted Test (CAT) di Hotel Bumi Wiyata, Jumat (14/2). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Depok, sudah selesai Sabtu (15/2). Ribuan peserta CPNS mencoba peruntungannya untuk menjadi abdi negara di lingkup Pemerintahan Kota Depok. Dari hasil yang terhimpun, nilai tertinggi 450.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manisia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, selama empat hari pelaksanaan SKD, ada 366 peserta yang dinyatakan gugur karena tidak hadir saat pelaksanaan tes. “Peserta SKD yang tidak hadir pada hari pertama 91 orang, hari kedua 89 orang, hari ketiga 95 orang, dan keempat 91 orang,” kata Mary kepada Radar Depok, Minggu (16/2).

Dia mengungkapkan, sebanyak 4.543 peserta sudah mengikuti ujian SKD. Sejumlah nilai sudah mulai terlihat mulai dari nilai tertinggi sampai paling rendah. “Kalau nilai ujian bisa dilihat hari itu juga di monitor yang kami sediakan di samping ruang  ujian,” tuturnya.

Dia menyebutkan, pelaksanaan SKB kali ini diikuti oleh tiga  golongan yaitu umum D4 sampai S3, dan umum SMA sampai D3, serta Disabilitas. Nilai umum D4–S3 terendah 121 tertinggi 450, umum SMA–D3 terendah 167 tertinggi 410. “Disabilitas nilainya 302, karena pesertanya hanya satu orang saja jadi tidak ada terendah maupun tertinggi,” bebernya.

Ketika disinggung mengenai penentuan kelulusan SKD,  Mary mengaku belum tahu pasti kapan akan diumumkan. Karena pihaknya masih menunggu informasi dari BKN. “Kalau sesuai jadwal, hasil kelulusan akan diumumkan awal Maret ini,” tegasnya.

Perlu diketahui, Badan Kepegawaian Negara menyampaikan tahapan untuk menentukan peserta SKD lolos ke tahap SKB. Peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang telah lolos, berhak untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Untuk menentukan peserta SKD yang lolos ke tahap SKB dilakukan dengan beberapa tahap.

Seperti yang telah diinformasikan, proses tes SKD CPNS 2019 telah dilaksanakan sejak 27 Januari 2020. Berdasarkan Siaran Pers Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 092/RILIS/BKN/XII/2019 hasil SKD dapat diumumkan sekitar tanggal 22 sampai dengan 23 Maret 2020.

Pengumuman hasil seleksi tersebut dapat disampaikan pada tanggal 27 hingga 30 April 2020 guna integrasi nilai SKD dan SKB untuk kemudian diumumkan hasilnya tanggal 1 Mei 2020.

Di laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), bkn.go.id, ada beberapa tahapan atau langkah untuk menentukan peserta SKD lolos ke tahap SKB. Langkah pertama untuk menentukan peserta CPNS lolos SKB adalah penyampaian hasil SKD seleuruh peserta. Penyampaian dilakukan dari kepala BKN selaku Ketua Tim Pelaksana Panselnas kepada PPK di masing-masing instansi. Tahapan selanjutnya, instansi dari BKN memastikan hasil SKD akan disampaikan sama dengan hasil SKD di layar monitor saat pelaksanaan tes selesai.

Pengumuman kelulusan tes SKD dilakukan instansi melalui keputusan Ketua Panitis Seleksi Instansi. Sesuai PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 Tentang nilai ambang batas seleksi dasar kompetensi dasar pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 dan SE Menpan Nomor. B /111/M.SM.01.00/2020, terdapat beberapa skema penentuan peserta SKD ke tahap SKB.

Tidak hanya lewat nilai ambang batas (passing grade), ada skema lain yang digunakan untuk menentukan peserta lolos ke tahap SKB. Peserta SKB dipilih berdasarkan passing grade dengan jumlah kuota tiga kali lebih banyak dari jumlah formasi yang dilamar.

BKN menyampaikan simulasi dalam menentukan peserta SKD lolos ke tahap SKB. Dilansir dari Instagram @bkngoidofficial, Minggu (16/2/2020), ada beberapa tahapan penentuan peserta SKD lolos ke tahap SKB lewat simulasi singkat.

“Sesuai PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 Tentang nilai ambang batas seleksi dasar kompetensi dasar pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 dan SE Menpan Nomor. B /111/M.SM.01.00/2020 terdapat beberapa skema bagi Peserta yang mengalami kondisi seperti ini. Yuk #SobatBKN, cermati info berikut,” tulis akun @bkngoidofficial. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...
pelantikan e sport

Deklarasi, Inilah Struktur PB ESI Kota Depok

SEMANGAT : Suasana pengukuhan pengurus PB ESI Kota Depok beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu