charlie rajut khas depok
RAJUT : Salah satu produk Charlie Rajut yang ikut dalam beberapa pameran-pameran. FOTO : JOANINHA ELISA VAZ/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mengisi waktu luang dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan merajut. Seni yang sudah ada sejak tahun 1.000 masehi di Mesir ini menjadi sangat amat populer hingga sekarang. Produk-produk yang hasilkan melalui handmade kian menarik bentuknya seperi tas, dompet, jaket, baju bayi, home dekor, bahkan sekarang bisa untuk melapisi sofa yang sudah mengelupas kulitnya.

Salah satu tempat produksi bernama Charlie Rajut memproduksi aneka produk namun yang pertama kali dibuat adalah bros, Saat itu penjualannya dititipkan ke penjual aksesoris untuk dijual dan bagi hasil. Dari sejak itu dirinya beranjak membuat tas, dompet, jaket, home dekor, baju bayi, sampai yang paling terbaru adalah melapisi sofa yang sudah mengelupas kulitnya.

“Selain memproduksi yang ada, juga menerima pesanan apa saja selama masih berbentuk rajutan dan bisa untuk dikerjakan,” ujar Owner Charlie Rajut, Elis Charliah kepada Radar Depok.

Elis menjelaskan, kisaran harga untuk produk seperti dompet berkisar dari Rp75 ribu sampai Rp150 ribu, tas rajut dari Rp250 ribu hingga Rp600 ribu. Bisa juga merima pesanan konsumen yang sudah memiliki model sediri. Pemasarannya dilakukan secara online lewat Instagram dan Facebook, sedangkan untuk offline ada digaleri bertempat di Jalan Raya Pondok Duta No.4  serta melalui bazaar dan pameran.

“Saya ingin menjadikan rajutan ini sebagai khas Depok punya ciri khasnya Depok, merajut juga sekaligus sebagai terapi untuk tidak pikun dan stress,” tutup Elis. (rd)

 

Jurnalis : Joaninha Elisa

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)