komunitas jumat berbagi
INSPIRATIF : Anggota Komunitas Jumat Berbagi Kota Depok, sebelum melaksanakan kegiatan di wilayah Kecamatan Cimanggis, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
komunitas jumat berbagi
INSPIRATIF : Anggota Komunitas Jumat Berbagi Kota Depok, sebelum melaksanakan kegiatan di wilayah Kecamatan Cimanggis, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

Rasa kepedulian berbagi kepada masyarakat, menjadi pendorong terbentuknya Komunitas Jumat Berbagi Kota Depok. Berawal dari komunitas kecil yang memiliki produksi makanan. Kini Komunitas Jumat Berbagi, menjelma menjadi komunitas yang mengedepankan kepedulian tanpa melihat golongan masyarakat apapun.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

RADARDEPOK.COM – Jumat (31/1), sejumlah kaum ibu berkumpul di warung bakso milik H Rahmat depan Pasar Pal Jalan Raya Bogor, Kecamatan Cimanggis. Kaum ibu tersebut memberikan makanan kepada masyarakat maupun pengguna jalan. Ditelisik lebih dalam, kaum ibu tersebut merupakan Komunitas Jumat Berbagi Kota Depok.

Usai kegiatan, Penggerak Komunitas Jumat Berbagi, Yenni Nuryanti mengatakan, Komunitas Jumat Berbagi Kota Depok berawal dari gerakan perempuan yang tergabung dalam komunitas kecil, memiliki kegiatan produksi makanan olahan. Dari perkumpulan tersebut, tercetuslah untuk membuat gerakan yang memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Akhirnya kami membentuk Komunitas Jumat Berbagi,” ujar Yenni.

Perempuan berhijab tersebut mengungkapkan, Komunitas Jumat Berbagi terbentuk pada Februari 2019. Terbentuknya Komunitas Jumat Berbagi, salah satunya berawal dari pemikiran yang ingin memiliki kegiatan berbagi kepada sesama tanpa terkecuali. Artinya, Komunitas Jumat Berbagi tidak memandang strata sosial, ras maupun agama.

Pada awal pembentukan dan gerakan, lanjut Yenni Komunitas Jumat Berbagi memiliki anggota sebanyak sepuluh orang yang tergabung dalam penyelenggaran perdana. Komunitas Jumat Berbagi memberikan sejumlah makanan dan menjadikan warung bakso H Rahmat di Jalan Raya Bogor, sebagai tempat pemberian.

“Sebelumnya kami sudah meminta izin kepada pemilik dan mendapatkan dukungan,” terang Yenni.

Yenni menuturkan, pemberian makanan tersebut dilaksanakan setiap Jumat sebelum pelaksanaan salat Jumat. Yenni menambahkan, gerakan yang dilakukan komunitasnya dapat meringankan masyarakat sekitar pemberian maupun pengguna jalan.

“Kami memberikan tulus dari hati dan rasa kepedulian dan sosial,” ucap Yenni. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)