pelajar SMPN 8 Depok Dibacok
SADIS : Dua pelajar terkapar setelah dibacok di depan SMPN 8 Depok. FOTO : ISTIMEWA
pelajar SMPN 8 Depok Dibacok
SADIS : Dua pelajar terkapar setelah dibacok di depan SMPN 8 Depok. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Lagi, aksi kekerasan di kalangan pelajar kembali terjadi.

Dua pelajar terkapar setelah dibacok di depan sebuah SMPN 8 Depok yang ada di Jalan Komplek Timah Kelapa Dua, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Karena lukanya cukup serius, korban dilarikan ke RS Brimob Kelapa Dua guna menjalani perawatan medis.

Terkait hal ini, Kapolsek Cimanggis, Kompol Effendy mengaku, masih mendalami kasus tersebut. Pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap korban pembacokan yang merupakan siswa sekolah menegah pertama.

“Ada beberapa siswa yang terlibat, ada juga yang sudah lulus. Informasi masih kami kembangkan,” tutur Effendy.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban berinisial MCK (15) dan FAF (16). Peristiwa berawal dari saling liat-liatan. Kemudian pelaku tersinggung sehingga mengeluarkan sarung yang di dalamnya ada celurit dan membacok korban.

“Korban mengalami luka bacok dan sudah mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Brimob. Mereka dalam keadaan sadar,” kata Firdaus.

Karena itu, jelas Firdaus, aparat kepolisian dari Polsek Metro Cimanggis langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya sudah dikantongi.

“Saat ini pelaku sudah diamankan Unit Reskrim Polsek Cimanggis, berikut barang bukti berupa sepada motor dan celurit,” katanya.

Sementara, salah satu saksi mata dalam kejadian tersebut, Bagas mengatakan, kejadian terjadi begitu cepat, saat dirinya berada di warnet yang tak jauh dari sekolah.

Tiba-tiba ada dua orang yang ternyata korban menghampiri. Pelaku sempat cekcok dengan korban hingga terjadi pembacokan.   “Terjadi begitu cepat, sempat cekcok, akhirnya terjadi pembacokan,” singkat Bagas. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto), Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)