lokmin puskesmas limo
KOMPAK : Puluhan Stakeholder se-Kecamatan Limo mengikuti kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulanan perdana di 2020, Senin (4/2).  FOTO : LULU/RADAR DEPOK
lokmin puskesmas limo
KOMPAK : Puluhan Stakeholder se-Kecamatan Limo mengikuti kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulanan perdana di 2020, Senin (4/2).  FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, GROGOL – Puluhan Stakeholder se-Kecamatan Limo mengikuti kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulanan perdana di 2020, Senin (4/2). Sejumlah hal dibahas dalam materi Lokmin Triwulanan. Tapi, dalam pertemuan tersebut puskesmas minitik fokuskan pada potensi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPTD) Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari mengatakan, secara umum Lokmin triwulan pertama pada tahun 2020, membahas program Kesehatan Masyarakat. Adapun munculnya pembahasan soal wabah DBD dan Chikungunya, dikarenakan permintaan para peserta Lokmin sebagai langkah antisipasi.

“Kami enggak hanya membahas dan memaparkan wabah DBD. Namun lebih umum lagi soal program kesehatan masyarakat, terutama tentang penerapan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ” tegas Naweng kepada Harian Radar Depok, Senin (4/2).

Selain diikuti oleh puluhan stakeholder, kegiatan Lokmin juga dihadiri Camat Limo, Zaenudin, Perwakilan Polsek dan Koramil Limo, para Lurah se Kecamatan Limo, para Ketua Lingkungan, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan sejumlah unsur lainnya.

Kepada Radar Depok, Camat Limo, Zaenudin meminta kepada para stakeholder peserta Lokmin, agar dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat pada giat Lokakarya ini. “Harus disosialisasikan kepada masyarakat diwilayah masing masing,” singkatnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)