MDTS detos berikan santunan
BERBAGI: Beberapa anak yatim dari Sanggar Bina Remaja Tapos bersama Lembaga Yatim Mandiri dan karyawan Matahari Depok Town Square (MDTS) dalam kegiatan Santunan Anak Yatim, Jumat (31/1). FOTO : TANYA AUDRIATIKA FOR RADAR DEPOK.
MDTS detos berikan santunan
BERBAGI : Beberapa anak yatim dari Sanggar Bina Remaja Tapos bersama Lembaga Yatim Mandiri dan karyawan Matahari Depok Town Square (MDTS) dalam kegiatan Santunan Anak Yatim, Jumat (31/1). FOTO : TANYA AUDRIATIKA FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEJI — Rohis Matahari Depok Town Square (MDTS) menggelar acara Santunan Anak Yatim di Matahari Depok Town Square, Jumat (31/1). Delapan anak yatim dari Sanggar Bina Remaja Tapos turut hadir memenuhi undangan.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Rohis MDTS, Muhammad Ikbal menyebutkan tahun ini terjadi perubahan pelaksanaan kegiatan ini.

“Dari pihak store manager menyarankan di tahun ini giat diadakan rutin sebulan sekali. Jadi teman-teman karyawan juga bisa belajar berbagi setiap bulannya. Mengingat pendapatan dari Matahari sendiri memang ada dibuat budget untuk giat santunan,” ujarnya kepada Radar Depok, Jumat (31/1).

Ikbal berharap dengan adanya giat ini teman-teman yang pernah merasakan kekurangan jadi saling membantu yang kurang mampu.

“Intinya semoga ridho Allah. Jadi berkah bagi teman-teman yang sudah menyedekahkan sedikit rezekinya. Dan semoga Allah membalas dengan segala kebaikannya. Karena sekarang juga banyak kompetitor, Insyaallah diringankan juga dalam mencapai targetnya,” tuturnya.

Untuk kegiatan Rohis, terdapat giat bulanan dan minggunya. Giat bulanan diisi Santunan Yatim dan tiap minggunya, setiap Kamis diisi kelas Tahsin (membaca Alquran) dan setiap jumat diisi dengan pengajian rutin.

“Biasanya kelas Tahsin dilakukan setelah jam kerja dan untuk pengajian mulai pukul 9.15 – 9.30 WIB pagi, dan ditutup dhuha berjamaah,” ujarnya.

Riski Ariyanto selaku ZIS Konsultan Yatim Mandiri menyebutkan sangat senang dengan adanya giat ini.

“Alhamdulillah para kawan-kawan dari Ikatan Keluarga Matahari (IKM) dan Rohis bisa kembali mengadakan santunan ini.

Dan para pimpinan MDTS pun sangat mendukung hal kebaikan seperti ini,” ungkapnya.

Riski juga menambahkan, yang diberikan santunan tidak hanya anak yatim yang berasal dari Pancoranmas saja. Dalam hal ini anak yatim juga dipantau atau diawasi dalam rangka pendidikan mereka.

“Anak yatim dari binaan di depok ada 100 anak, dari sepuluh sanggar yg ada di depok. Tiap sanggar diberi kuota sepuluh anak. Dan target tiap pengadaan santunan dicari dari titik terdekat ke sanggar tersebut. Dan untuk hari ini yang diundang dr Sanggar Bina Remaja Tapos,” tuturnya.

Adapun kegiatan anak-anak di Yatim mandiri di antaranya mereka mendapat program Sanggar Jenius, yakni program belajar seperti bimbel dan ditekankan di mata pelajaran Matematika dan Tahfid Quran. Ia berharap agar anak-anak yang dibina menjadi shaleh dan shaleha, berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan juga agamanya sendiri. (rd)

 

Jurnalis : Tanya Audriatika

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)