sembako murah pondok petir
BERIKAN : Pemilik Warung Agen BNI 46 bersama TKSK Bojongsari, memberikan Sembako Murah kepada KPM di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Selasa (4/2). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
sembako murah pondok petir
BERIKAN : Pemilik Warung Agen BNI 46 bersama TKSK Bojongsari, memberikan Sembako Murah kepada KPM di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Selasa (4/2). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

Masyarakat pra sejahtera yang masuk katagori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah mendapatkan Sembako murah, salah satunya di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari. Sebanyak 489 KPM mendapatkan paket sembako murah, senilai Rp150 ribu.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

RADARDEPOK.COM – Sejumlah KPM Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, tampak sumringah. Ratusan karung beras dan ratusan butir telur telah disediakan penyelenggaran penyaluran sembako murah untuk masyarakat katagori KPM.

Pemilik Warung Agen BNI 46 Kelurahan Pondok Petir, Indah mengatakan, pemberian sembako murah merupakan implementasi Pemerintah Kota Depok dalam membantu kesejahteraan masyarakat yang tergabung dalam KPM. Pemberian sembako murah dilaksanakan ditiap awal bulan.

“Sebanyak 489 KPM Pondok Petir mendapatkan paket sembako murah,” ujar Indah kepada Radar Depok.

Indah menjelaskan, paket sembako murah yang diberikan kepada KPM berupa beras 10 kilogram dan telur seberat satu kilogram dengan kemasan mika. Apabila ditotalkan dengan uang, paket sembako murah tersebut sebesar Rp150 ribu. Pada bulan berikutnya, isi sembako murah akan ditambah dengan komoditi lainnya, salah satunya lauk pauk.

Ditempat yang sama, TKSK Kecamatan Bojongsari, Acep Jarkasih menuturkan, paket sembako murah merupakan program baru sebagai pengganti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Paket sembako murah akan ditambah komoditi lainnya, yakni, daging, sayuran, kacang-kacangan, dan buah. Namun setiap penyelenggaraan sembako murah, minimal terdapat tiga komoditi yang disediakan sesuai kesepakatan KPM.

“Nominal harga sembako murah mengalami kenaikan dari sebelumnya, yakni dari Rp110 ribu menjadi Rp150 ribu yang disubsidi langsung dari Pemerintah,” tutup Acep. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)