Mensejahterakan masalah kesehatan dan ekonomi daerah

In Ruang Publik

Oleh : Ratna

Mahasiswa STIKIM Jakarta

Seperti yang kita ketahui masalah kesehatan dan ketidakberdayaan ekonomi merupakan masalah yang sepatut nya paling di prioritaskan di banding bidang-bidang yang lain Seperti Pendidikan dan pembangunan intrstruktur oleh karna itu perlu adanya desentralisasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar masalah tersebut dapat diatasi.

Mengalami masalah kesehatan dan ketidakberdayaan ekonomi pada masyarakat yang tinggal di daerah-daerah pinggiran/perdesaan/terpencil, masyarakat yang tinggal di luar pulau Jawa dan masyarakat yang tinggal jauh dari ibukota , untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan yang tentu nya harus lebih di prioritaskan agar masalah tersebut dapat di atasi . apa lagi akhir akhir ini tidak sedikit status stanting di Indonesia terutama di perdesaan/desaterpencil jadi penting sekali dengan adanya desentralisasi kesehatan sebagai sikap preventif.

Dengan desentralisasi, daerah yang mengalami masalah kesehatan dan ketidakberdayaan ekonomi diberikan otonomi dalam merencanakan, mengerjakan, mengawasi, mencari pendanaan dan pembiayaan dalam mengelola berbagai potensi seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, perdagangan, investasi, kerjasama dan lain sebagainya.

Agar masyarakat yang tinggal di daerah-daerah pinggiran/perdesaan/terpencil, masyarakat yang tinggal di luar pulau Jawa dan masyarakat yang tinggal jauh dari ibukota, masyarakat di pulau-pulau terluar, pemerintah harus lebih berpihak dan bertuju perhatiannya supaya kehidupan baik social atau ekonomi masyarakan yang tinggal di daerah tersebut tidak lagi mengalami yang Namanya masalah kesehatan dan ketidak berdayaan ekonomi.

menurut saya banyak dampak positif dari desentralisasi kesehatan terhadap pelayanan kesehatan dan ketidakberdayaan ekonomi di antaranya  meminimalkan birokrasi kesehatan masyarakat sehingga masyarakan lebih mudah menjangkau pelayan kesehatan juga sebagai sikap preventif masyarakat untuk meminimalisir sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan contonya dengan banyak paskes untuk  masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang kurang beruntung dan Dengan diadakannya kearifan lokal agar ketidak berdayaan ekonomi pada daerah yang tertinggal mendapatkan keuntungan dengan dilaksanakannya desentralisasi dan otonomi daerah.

Dengan adanya kearifan lokal maka masyarakat daerah-daerah pinggiran/perdesaan/terpencil, masyarakat yang tinggal di luar pulau Jawa dan masyarakat yang tinggal jauh dari ibukota, mampu membentuk kemandirian daerah dan sebagai modal awal untuk memajukan daerah tersebut dan daerah-daerah pinggiran/perdesaan/terpencil, tidak mengalami lagi yang Namanya masalah kesehatan dan ketidakberdayaan ekonomi.

Slah satu contoh kearifan lokal agar daerah-daerah pinggiran/perdesaan/terpencil, masyarakat yang tinggal di luar pulau Jawa dan masyarakat yang tinggal jauh dari ibukota, yang mengalami masalah kesehatan dan ketidak berdayaan ekonomi  seperti Jenis produk lokal misalnya buah-buahan lokal, penganan tradisional, obat-obatan, perabotan, para penggiat seni, tempat wisata dan banyak lainnya.

Dengan diadakannya kearifan locak dan kemandirian dalam mengembangkan produk-produk lokal,  pada daerah-daerah pinggiran/perdesaan/terpencil yang tidak berdaya menjadikan peluan berpeluang untuk mensetarakan daerah nya sendiri baik dalam masalah kesehatan maupun masalah ketidakberdayaan ekonomi .

 

You may also read!

guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...
pelantikan e sport

Deklarasi, Inilah Struktur PB ESI Kota Depok

SEMANGAT : Suasana pengukuhan pengurus PB ESI Kota Depok beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu