MI plus al muhajirin bangun tiga lokal
MULAI DIBANGUN : Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Plus Al-Muhajirin, Amperawati berbincang dengan Wakil Ketua Lembaga Pendidikan Islam Al-Muhajirin, Rizka Yuniarsih. Tahun ini MI Al-Muhajirin yang terletak di Jalan Nusantara Raya Kecamatan Pancoranmas sedang melakukan pembangunan tiga lokal kelas. FOTO : AL-MUHAJIRIN FOR RADAR DEPOK
MI plus al muhajirin bangun tiga lokal
MULAI DIBANGUN : Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Plus Al-Muhajirin, Amperawati berbincang dengan Wakil Ketua Lembaga Pendidikan Islam Al-Muhajirin, Rizka Yuniarsih. Tahun ini MI Al-Muhajirin yang terletak di Jalan Nusantara Raya Kecamatan Pancoranmas sedang melakukan pembangunan tiga lokal kelas. FOTO : AL-MUHAJIRIN FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Plus Al-Muhajirin di Jalan Raya Nusantara Raya tengah melakukan pembangunan tiga lokal ruang kelas baru. Nantinya, setiap kelas bakal menampung sekitar 28 siswa.

Wakil Ketua Lembaga Pendidikan Islam Al-Muhajirin (LPIA), Rizka Yuniarsih mengatakan, penambahan ruang kelas baru dilakukan karena minat masyarakat terhadap MI Plus Al-Muhajirin sangat tinggi.

“Hal ini juga guna meningkatkan mutu kualitas dari sekolah, mulai dari MI, SDIT, SMP, dan SMK yang ada di Al-Muhajirin. Salah satunya meningkatkan pembelajaran Tahfidz Alquran,” ungkap Rizka kepada Radar Depok.

Selain itu lanjutnya, setiap unit memiliki target pencapaian dalam kurun waktu tertentu. Dan ia berharap ke depannya akan semakin banyak hafidz dan hafidzah yang dilahirkan di Al-Muhajirin.

“Target untuk pembangunan tiga lokal ini tiga bulan hingga April. Dan tanggal 8 nanti akan ada tes PPDB untuk MI tahun pelajaran 2020/2021, sudah terkumpul 83 siswa,” tutur Rizka.

Al-Muhajirin juga sedang menyiapkan ruangan untuk perpustakaan digital, dan bekerjasama dengan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Senada, Kepala MI Al-Muhajirin, Amperawati menuturkan, hingga saat ini MI Al-Muhajirin telah mempunyai 16 rombongan belajar (Rombel). Ia berharap ke depannya ada RKB yang lain lagi agar bisa menampung siswa.

“Rencana awalnya hanya dibangun dua rombel, ternyata peminatnya di MI Plus Al-Muhajirin sangat banyak. Upaya dari yayasan juga untuk mengadakan penambahan kelas karena peminatnya begitu tinggi,” ucap Amperawati.

Ia menilai, saat ini MI bukan second opinion melainkan sudah menjadi tujuan utama. Sementara terkait pelajaran disajikan 60 persen pendidikan agama dan 40 persen pelajaran umum.

“Total siswa di MI Plus Al-Muhajirin saat ini mencapai 447 siswa, dengan program unggulan yaitu Tahfidz Alquran. Kami berharap siswa bisa menghafal Juz 30, dan lebih berprestasi lagi,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)