Bayar PBB ada diskon
BAYAR PAJAK : Petugas melayani warga yang ingin membayar pajak di Kantor Pelayanan PBB dan BPHTB, Balaikota Depok, Senin (3/2). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
Bayar PBB ada diskon
BAYAR PAJAK : Petugas melayani warga yang ingin membayar pajak di Kantor Pelayanan PBB dan BPHTB, Balaikota Depok, Senin (3/2). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ada kabar gembira bagi warga Depok. Khususnya, wajib pajak (WP) dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Awal 2020 Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok memberikan diskon PBB sebesar 40 persen. Tapi, bagi WP dengan kategori tertentu.

Kepala Bidang (Kabid) Pajak Wilayah II, BKD Kota Depok, Muhammad Reza mengatakan, potongan pajak tersebut diberlakukan setelah adanya revisi dalam Peraturan Walikota (Perwali) Depok, Nomor 1 tahun 2020 perubahan atas Perwal nomor 9 tahun 2017  tentang Prosedur dan Tata Cara Pemungutan PBB di Depok. “Potongan PBB ini diatur dalam pasal 28,” kata Reza, kepada Radar Depok, Senin (3/2).

Dia mengungkapkan, dengan adanya Perwal tersebut hanya WP dengan kategroi tertentu saja yang berhak mendapatkan potongan PBB. Seperti, WP lahannya terkena jalur hijau, WP yang kategori tidak mampu, dan WP yang melakukan geiatan pertanian serta peternakan produktif diatas lahan objek pajak. “Yang dapat potongan harga hanya WP tertentu,” bebernya.

Di tempat yang sama, Analis Keuangan Pusat dan Daerah BKD, Satrio menjelaskan, ketiga kategori tersebut harus membuktikan terlebih dahulu keaslian status lahan, dan ekonominya sebelum dapat menikmati potongan PBB.

Untuk WP yang lahannya terkena zona hijau harus melampirkan surat dari dinas terkait. Bagi WP tidak mampu harus menunjukan surta keterangan dari Dinas Sosial, dan bagi pertanian dan peternakan harus perorangan tidak boleh perusahaan.

Dia menambahkan, peraturan tersebut baru diberlakukan di tahun ini, dengan harapan akan peningkatakan kesadaran WP dalam membayar PBBnya. “Mudah–mudahan dengan adannya potongan PBB masyarakat semakin taat untuk membayar pajaknya,” tutup dia.(rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)