PBB dapat potongan target PAD aman
BAYAR PAJAK : Petugas melayani warga yang ingin membayar pajak di Kantor Pelayanan PBB dan BPHTB, Balaikota Depok, Senin (3/2). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
PBB dapat potongan target PAD aman
BAYAR PAJAK : Petugas melayani warga yang ingin membayar pajak di Kantor Pelayanan PBB dan BPHTB, Balaikota Depok, Senin (3/2). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Program potongan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 40 persen, bagi wajib pajak (WP) pada kategori tertentu. Dipastikan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, tak akan berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD). Alasannya, pemotongan sudah dilakukan secara matang sebelum dilaksanakan.

Kepala Badan Keunagan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana memastikan, kebijakan potongan biaya untuk PBB tidak akan mempengaruhi target pendapatan PBB tahun 2020. Pasalnya, pihaknya sudah melakukan kajian. “Perhitungan yang kami lakukan potensinya kecil, hanya sekitar Rp300 juta. Jadi tidak berpengaruh signifikan kepada target,” kata Nina kepada Radar Depok, Jumat (7/2).

Dia mengungkapkan, nilai Rp 300 juta di dapat jika seluruh WP yang memenuhi syarat, melakukan pengajuan untuk potongan pajak. Jika syarat tersebut tidak diajukan, bahkan tidak sesuai ketentuan, maka potongan tidak bisa diberlakukan.

“Belum lagi warga yang tidak punya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), maupun warga yang tidak mengetahui lahannya terkena jalur hijau. Banyak kemungkinan bisa terjadi sehingga angka tersebut sudah maksimal nilainya,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan Pajak Wilayah II,  Muhammad  Reza mengatakan, target PBB tahun 2020 sebesar Rp324.387.130.000. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan target tahun lalu yaitu Rp291.119.219.140. “Ya, mudah-mudahan tahun ini bisa melebihi target, sama seperti tahun 2019,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan pencetakan SPPT masal untuk 620.000 WP. Dan sudah mendistribusikan SPPT tersebut ke seluruh kelurahan di Depok. “Nanti SPPT tersebut akan disortir oleh kelurahan dan  disebarkan ke RT dan RW,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)