perpani siapkan atlet popda
SELEKSI : Sebanyak 45 peserta panahan dari 28 club di bawah naungan Perpani Kota Depok mengikuti kegiatan seleksi panahan yang berlokasi di Lapangan Tembak Bataliyon Perhubungan AD Katijajar, Kota Depok. FOTO : AHMAD WAIS/RADAR DEPOK
perpani siapkan atlet popda
SELEKSI : Sebanyak 45 peserta panahan dari 28 club di bawah naungan Perpani Kota Depok mengikuti kegiatan seleksi panahan yang berlokasi di Lapangan Tembak Bataliyon Perhubungan AD Katijajar, Kota Depok. FOTO : AHMAD WAIS/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pengurus cabang (Pengcab) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Depok menyelenggarakan seleksi pekan olahraga pelajar daerah (Popda) Jawa Barat (16/2) di Lapangan Tembak Bataliyon Perhubungan AD, Jatijajar.  Persiapan yang dibutuhkan lumayan panjang karena mencari lapangan dengan jarak 70 meter cukup sulit.

“Alhamdulillah diberi kesempatan dan support dari komanda Yonhubad, Letkol CHB Bambang Agung Prasetyo menggunakan lapangan tembak markas yonhubad,” ujar Surachman, Ketua Perpani Kota Depok, kepada Radar Depok.

Surachman mengatakan, acara ini diikuti oleh 45 atlet dari 28 klub yang berada dibawah naungan Perpani kota Depok. Adapun tujuan pelaksanaan acara ini adalah untuk menyaring atlet-atlet potensial yang diharapkan bisa berprestasi di Popda Jabar yang akan diselenggarakan Agustus 2020.

Lebih lanjut Surachman mengatakan, peserta yang lolos kualifikasi ini akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan secara intensif mulai akhir Februari 2020.

“Peserta yang lolos kualifikasi sebanyak 12 atlet, selanjutnya akan mendapat pembinaan dan pelatihan intensif mulai akhir bulan februari hingga agustus 2020,” tambahnya.

Surachman berharap agar olahraga panahan agar semakin berkembang dalam masyarakat di kota depok.

“Semoga olahraga panahan semakin berkembang di kota Depok. Olahraga panahan yang sejatinya adalah olahraga ketepatan (akurasi) bisa menjadi jati diri warga Depok, banyak nilai positif dari berkembangnya olahraga panahan dalam masyarakat,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Ahmad Wais

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)