Peserta Kesulitan Jawab Soal SKD

In Utama
hari pertama tes CPNS
TES CPNS : Petugas memeriksa peserta sebelum  memasuki ruangan SKD berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk CPNS di Hotel Bumi Wiyata, Rabu (12/2). Sebanyak 5.196 orang menjalani tes yang dilaksanakan hingga 15 Februari 2020. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ratusan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Depok berduyun-duyun masuk ke Hotel Bumi Wiyata, Rabu (12/2). satu persatu peserta diperiksa secara detail. Hasilnya, masih saja ada peserta yang membawa barang-barang yang dilarang. Setelah beres masuk ruangan. Sejumlah peserta tampak gugup saat mengikuti tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Pada tahap ini ada tiga jenis soal yang diberikan kepada peserta seperti,  Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Salah satu peserta tes, Bahktiar Widia mengaku, kesulitan  menjawab soal ujian SKD, terutama  TIU yang soalnya mengenai  logika.  “Dekdekan, soal tesnya pakai logika. Mungkin sudah kecapean karena terlalu banyak baca soal ya. Jadi pusing. Totalnya ada 100 soal,” kata Widia setelah keluar dari ruang ujian.

Widia mengaku, sudah mengetahui hasil dari seleksi tersebut. Dari hasilnya, Widia optimis bisa menjadi CPNS di Depok.

“Alhamdulillah sudah tahu hasilnya. Untuk TKP dapat 103 poin, TWK 90 poin, dan TIU dapat 110 poin,”  tutur warga Ciracas, Jakarta Timur ini kepada Radar Depok, Rabu (12/2).

Retna peserta SKD lainnya juga mengaku, kesulitan mengisi soal ujian khususnya TWK yang isi soalnya kebangsaan dan pasal pasal. Sehingga, banyak soal yang tidak diisi oleh dirinya.

“Bingung juga sih lihat soalnya. Banyak tulisan yang soal TWK. Pas lihat hasilnya saya gak lulus. Tapi saya masih ada peluang lulus di tes materi lainya, ” tegasnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Depok, Supian Suri mengatakan, SKD tahun ini diikuti 5.196 peserta yang telah lolos tahap verifikasi.

“Dari ribuan orang yang ikut SKD, yang akan diterima hanya 356 orang saja berdasarkan formasi penerimaan CPNS 2019,” kata Supian Suri, Rabu (12/2).

Dia mengungkapkan, SKD akan diadakan selama empat hari berturut–turut mulai dari 12 Februari hingga 15 Februari.  BKPSDM Depok membuat empat sesi tes dalam satu hari dengan jumlah persesi sebanyak 300 orang. Namun, khusus hari Kamis akan dibuat sebanyak lima sesi. “Untuk sesi akhir hanya 87 orang di hari Sabtu mendatang ” ucapnya.

Dia menjelaskan,  ada 356 formasi CPNS di 2019. Paling banyak dibutuhkan tenaga pendidikan sebanyak 230 orang, kesehatan sebanyak 47 orang, dan bidang 79 tenaga teknis.  “Formasi tenaga pendidik paling banyak dibutuhkan sekarang ini,” bebernya.

Menurutnya, seleksi tes pertama ini berjalan lancar dan tidak ditemukan barang barang mencurigakan seperti jimat dan lainnya.

“Seleksi pertama tidak ditemukan yang aneh aneh dari peserta. Pensil dan kertas kita sediakan. Nah untuk yang terlambat tidak ada toleransi (diskualifikasi) karena akan menganggu ujian tes,” terangnya.

Pantauan Radar Depok, dalam kegiatan tes SKD sesi pertama, petugas pemeriksaan menyita puluhan benda–benda yang dilarang untuk dibawa saat pelaksanaan SKD.

Petugas pemeriksaan peserta SKD, Ferawati mengatakan, pada pemeriksaan peserta gelombang pertama, pihaknya menyita sebanyak 30 benda yang dilarang untuk dibawa masuk kedalam ruang tes. “Kami menyita sementara benda seperti dompet, gesper, uang tunai, pulpen dan benda – benda logam lainnya,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, hingga saat ini belum ditemukan adanya benda-benda kelenik seperti jimat. “Belum ada jimat yang ditahan,” bebernya.

Dia menambahkan, barang-barang yang disita nantinya akan dikembalikan ke peserta setelah ujian selesai. “Nanti dipulangin lagi ke pemiliknya,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

kecelakaan jalan kartini

Bruukk..! Pesepeda Motor Mendadak Jatuh di Jalan Kartini

NGANTUK : Kecelakaan Motor di depan Ruko Kartini Jalan Kartini Raya, Kecamatan Pancoranmas. Minggu (18/10).

Read More...
katar PGS disinfektan

Dua Pekan Sekali, Katar PGS Semprot Disinfektan

GIAT : Karang Taruna (Katar) Pasir Gunung Selatan (PGS) menyemprot disinfektan di lingkungan RW 1,

Read More...

Lurah Jatijajar Bantah Karena Politik Ketua RW2 Terpilih Tidak Dikukuhkan

Lurah Jatijajar, Sugino.   RADARDEPOK.COM, JATIJAJAR - Terkait dugaan adanya keterkaitan penolakan pengukuhan RW 2 Jatijajar dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu