Posyandu Disosialisasikan Germas-Anti Stunting

In Satelit Depok
sosialisasi germas di posyandu
PELATIHAN : Situasi berlangsungnya Pelatihan Kader Posyandu dan Posbindu Kecamatan Beji di Kelurahan Beji, Jalan Jawa, Kecamatan Beji, Kota Depok. FOTO : DEVINA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEJI — Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Kecamatan Beji selenggarakan pelatihan bagi kader Posyandu dan Posbindu, di Balai Rakyat, Kelurahan/Kecamatan Beji, Rabu (26/2)

Ketua Pokjanal Kecamatan Beji, Hendar Fradesa mengatakan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh pemanfaatan dana Posyandu dan Posbindu. Juga untuk meningkatkan kapasitas kader.

“Jadi, Posyandu dan Posbindu mengumpulkan dana tersebut dan diberikan ke Pokjanal untuk menyelenggarakan acara ini,” katanya kepada Radar Depok.

Kali ini, kata Hendar, terdapat penambahan kader Posyandu dan Posbindu. Penambahan sebagai akibat dibangunnya Posyandu baru. Yang biasanya di Aula Kantor Kecamatan Beji, lalu berpindah ke Balai Rakyat Kelurahan Beji, agar mencukupi kapasitas kader yang bertambah.

“Setiap Posyandu diwakili empat orang, sedangkan Posbindu diwakili dua orang. Total peserta pelatihan sebanyak 498 orang dari 83 RW yang ada di Kecamatan Beji,” ujarnya.

Hendar menjelaskan pelatihan dilaksanakan selama dua hari. Dimana satu hari terdiri dari dua gelombang. “Satu gelombang terdiri dari 160 peserta,” tambahnya.

Pelatihan tersebut memfokuskan materi pada program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Gerakan Anti-Stunting. Tujuan  mengurangi maupun mencegah stunting pada anak.

“Kita melatih kader-kader yang ada di Posyandu menyosialisasikan Germas dan anti-stunting,” tandasnya.

Pada pelatihan tersebut, Pemerhati Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Program Pembangunan Ketahanan Keluarga DPAPMK, Abdullah, menjadi pembicara. Pria yang biasa disapa Dudu itu, berpesan agar kader Posyandu dan Posbindu bangun komunikasi yang intens dengan warga.

“Dengan komunikasi yang intens, para kader dapat menjadi tempat konseling warga. Hal itu bisa tingkatkan ketahanan keluarga,” serunya.

Dudu juga menyarankan agar para kader membuat data mutakhir terkait jumlah warga di RW masing-masing. Dengan itu, sasaran Posyandu dan Posbindu tidak salah. (rd)

 

Jurnalis : Devina

Editor : Pebri Mulya (IG : Pebri Mulya)

You may also read!

guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...
pelantikan e sport

Deklarasi, Inilah Struktur PB ESI Kota Depok

SEMANGAT : Suasana pengukuhan pengurus PB ESI Kota Depok beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu