Ratusan Jamaah Depok Belum Pulang Umrah

In Utama
jamaah depok banyak yang belum pulang
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kabar pemulangan jamaah umrah asal Kota Depok yang tertahan di Arab Saudi maupun dari negara transit, belum jelas. Hingga Jumat (28/2), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok belum menerima laporan dari 13 travel umrah. Padahal, berdasarkan data Kemenang Depok sedikitnya ada ratusan jamaah yang sudah berangkat ke Arab Saudi.

Kasi Pelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Depok, Hasan Basri mengungkapkan, sudah lakukan persiapan pemulangan jamaah jika memang sudah diperlukan. Sayangnya hingga kini, 13 travel umrah yang ada di Depok belum ada yang melaporkan ke Kemenag Kota Depok perihal tersebut.

“Kami siap bantu, tapi keterlambatan dan masalah penerbangan sudah tanggung jawab travel. Saat ini proses tersebut masih tertangani dengan baik oleh travel, tapi kami belum terima laporannya,” kata Hasan Basri kepada Radar Depok, Jumat (28/02).

Dia meminta, travel lebih proaktif menangani masalah penutupan jamaah yang akan masuk ke Arab Saudi. Sehingga, Kemenag bisa berkoordinasi jika dibutuhkan. Dia juga mengatakan, agar para jamaah umrah bersabar menghadapi cobaan tersebut.

Menurutnya, jamaah yang datang ke Indonesia tentu tidak langsung dipulangkan ke rumah masing-masing. Ada proses karantina, dan pemeriksaan ulang. Hal ini dilakukan lantaran virus korona bisa saja menjangkit salah satu jamaah saat perjalanan menuju Arab Saudi. “Prosesnya ada dipusat, jika pulang ke Indonesia jamaah tentu akan di perhatikan lebih,” terangnya.

Hasan mengaku, belum bisa menghitung angka yang pasti mengingat data valid ada di pihak travel. “Ada sekitar 200 jiwa warga Kota Depok yang sedang umrah saat ini,” terangnya.

Sementara, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya memperhatikan dan memberi perlindungan kepada jamaah umrah. Budi Karya menyatakan para jamaah telah ditangani dengan baik oleh agen perjalanan umrah mereka.

Tercatat ada 1.200 calon jamaah umrah di Bandara Soekarno-Hatta, 500 di antaranya sudah terbang ke Arab Saudi, sementara 700 penumpang belum bisa berangkat. Hingga pukul 19:00 WIB, 90 persen dari penumpang yang belum bisa berangkat sudah kembali ke kota asalnya.

“Semua jamaah yang tertuda umrahnya telah dipulangkan ke kota masing-masing. Jadi saya apresiasi agen perjalanan yang bertanggung jawab ini,” ungkap Menhub sebagaimana rilis yang diterima Radar Depok.

Sementara jamaah umrah yang akan pulang dari Arab Saudi, Budi Karya memastikan maskapai akan bertanggung jawab atas kepulangan mereka, “Kami pastikan maskapai bertanggung jawab menjemput kepulangan jamaah yang ada di sana. Jadi itu tidak masalah,” jelas Menhub.

Terkait dengan adanya beberapa penerbangan dari Indonesia yang sudah terlanjur terbang menuju Arab Saudi, Budi Karya mengatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri. Agar pesawat tersebut tetap bisa mendarat di Arab Saudi, dan jamaah Indonesia tetap diizinkan menjalankan ibadah umroh.

Selain itu Kemenhub juga akan berkoordinasi dengan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II serta pihak maskapai, untuk mengidentifikasi berapa jumlah penerbangan dan berapa jumlah jamaah umrah yang terdampak.

“Kami akan diskusikan juga dengan para agen perjalanan untuk mencari jalan keluarnya. Hari Senin akan kami rapatkan dengan masing-masing pihak terkait hak dan kewajiban yang harus dipenuhi,” jelas Budi Karya. (rd)

 

Jurnalis : Jurnalis : Fahmi Akbar (IG : @akbar.fahmi.71), Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

intan peduli wartawan

Intan Fauzi Peduli Wartawan

BANTUAN : Perwakilan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Intan Fauzi menyerahkan bantuan

Read More...
ridwan kamil sebagian

Ridwan Kamil: Sisihkan Gaji/Tunjangan ASN untuk COVID-19

  RADARDEPOK.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan penyisihan gaji atau tunjangan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di

Read More...
gedung sate di bandung

Desa di Jabar Bergerak Cegah Penyebaran COVID-19

  RADARDEPOK.COM, BANDUNG - Beragam upaya dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan aparatur desa

Read More...

Mobile Sliding Menu