Renang SDN Beji 1 Boyong 13 Medali

In Metropolis
SDN Beji 1 prestasi siswa
KEJUARAAN : SD Negeri Beji 1 raih 13 medali dalam Perlombaan Fun Swimming Competition, yang diselenggarakan Sportive Swimming School, Sabtu (15/2) di Graha Anyar Indah Gunung Putri. FOTO : SDN BEJI 1 FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK ─ Ekskul Renang SDN Beji 1 Kota Depok kembali memboyong medali, dalam Perlombaan Fun Swimming Competition, di Graha Anyar Indah Gunung Putri, Sabtu (15/2) lalu. Kali ini sekolah berhasil memboyong 13 medali, di antaraya dua emas, lima perak, dan enam perunggu.

Pelatih Ekskul Renang SDN Beji 1, Ary Wicaksono menyebutkan, salah satu siswa sempat terjadi penggantian gaya renang, dua hari sebelum perlombaan. Sempat satu anak diubah gaya renangnya, dari gaya bebas ke gaya dada. Karena ketika latihan si anak lebih menguasai gaya dada, padahal gaya itu baru diajarin dua kali pertemuan. “Alhamdulillah dapet juara 3,” ujar Ary kepada Radar Depok, Selasa (18/2).

Sekolah mengirim 18 orang, dari kelas I, II, IV, dan VI. Guna persiapan lomba, diadakan latihan seminggu dua kali, karena sempat terbentur dengan kegiatan anak yang lain, seperti Taekwondo.

Kendala sejauh ini bagi anak-anak hanya kurangnya fokus ketika latihan. Sekarang SDN Beji 1 juga tengah mempersiapkan guna perlombaan di Yonzikon 13, Srengseng Sawah, pada 7 Maret 2020. Rencananya sekolah mengirim 20 siswa, dan di dominasi siswa kelas II.

Ary menambahkan, sampai saat ini jumlah anak yang mengikuti ekskul renang di SDN Beji 1 sekitar 50 orang, dan di dominasi dari kelas II. Latihan diadakan setiap minggu, rabu dan kamis, dengan sistim bergilir.

“Di minggu sore untuk kelas IV dan VI campuran, lalu pada Rabu untuk kelas II, dan kelas I di hari Kamis. Karena kalau digabung, controlling nya susah. Terutama untuk kelas bawah harus ada pengawasan yang lebih extra,” tuturnya.

Untuk sekarang, Ary menargetkan di bidang kecepatan. Semisal dalam renang jarak 25 meter, diberikan waktu untuk mengambil napas hanya dua kali. Ini dilakukan karena ketika mengambil napas, kecepatan anak melambat, maka dari itu disarankan untuk mengambil napas dua kali saja.

“Saya sistimnya kalau buat lomba, bukan selalu harus anak yang bisa, tapi yang penting berani dulu, lalu langsung saja diikutkan lomba. Jadi mentalnya dapet, dan dia juga termotivasi sendiri,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Tanya Audriatika

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...
pelantikan e sport

Deklarasi, Inilah Struktur PB ESI Kota Depok

SEMANGAT : Suasana pengukuhan pengurus PB ESI Kota Depok beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu