situ pengarengan akhirnya kinclong
SUDAH BERSIH : Pekerja menggunakan alat berat saat normalisasi Situ Pengarengan, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (7/2). Situ tersebut sudah bersih dari sampah dan gulma eceng gondok setelah dilakukan pembersihan secara rutin. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
situ pengarengan akhirnya kinclong
SUDAH BERSIH : Pekerja menggunakan alat berat saat normalisasi Situ Pengarengan, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (7/2). Situ tersebut sudah bersih dari sampah dan gulma eceng gondok setelah dilakukan pembersihan secara rutin. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah sekian lama berjibaku memberantas eceng gondok dan sampah. Akhirnya kemarin (7/2), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok mengubah wajah Situ Pangaerangan di Sukmajaya menjadi bersih dan tertata.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, pihaknya sudah berhasil membersihkan seluruh eceng gondok, yang menutupi permukaan situ. Awalnya, sehingga sempat menjadi seperti rawa uag besar.

“Alhamdulilah situ sudah bersih. Tapi belum 100 persen, masih ada beberapa pekerjaan yang dilakukan,” kata Dadan kepada Radar Depok, Jumat (7/2).

Menambah ucapan Dadan, Sekretaris Dinas PUPR, Citra Indah Yulianti mengungkapkan, proses pembersihan situ pegarengan memakan waktu selama dua bulan pengerjaan. “Pengerjaanya cukup sulit, karena keterbatasan alat dan juga pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat. Tapi, hal itu tetap bisa teratasi sehingga saat ini situ sudah bersih,” jelasnya.

Dia menjelaskan, dalam proses pembersihan pihaknya menerjunkan sebanyak lima kelompok satuan tugas, dan dua unit alat berat untuk membersihkan situ. “Kadang suka terkendala di alat, karena terbatas dan suka dipinjam ke tempat lain,” tuturnya.

Dia menambahkan, setelah dibersihkan pihaknya tidak akan meninggalkan Situ Pangarengan begitu saja. Pihaknya, masih akan melakukan pemantauan rutin agar ecenggondok tidak muncul kembali. “Tetap akan ada pemantauan dari petugas kami,” bebernya.

Dia berharap, masyarkat juga bisa turut serta menjeaga kelestarian Situ Pangarengan dengan tidak membuang sampah semabarangan ke sana. sebab, sebelum dibersihkan, selain eceng gondok sampah juga banyak ditemukan di Situ Pengarengan.

“Kita harus menjaga kelestarian situ sebagai daerah resapan air hujan agar wilayah kita tidak mudah banjir. Selain itu, dengan situ yang bersih kita juga bisa berekreasi di sana,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)