Spesialis Pencuri Sepeda di Depok Dibekuk

In Metropolis
tersangka pencuri sepeda
DIRINGKUS : Polres Metro Depok mengamankan pelaku spesialis pencurian sepeda gunung, di Jalan Jatijajar Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos. FOTO :ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota Polres Metro Depok meringkus dua orang pelaku spesialis pencurian sepeda gunung, di Jalan Jatijajar Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos.

Pelaku tersebut yaitu Reynaldo George Peea (21) warga Jalan Waru Gang Sawo, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, dan Sahid Nurfatah (26) warga Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos.

Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan satu orang penadah bernama David Sihombing. Ia dibekuk di Jalan Gas Alam, Kecamatan Cimanggis.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah menuturkan, penangkapan para pelaku dilakukan pada 21 Februari lalu, setelah satuan Jatanras Polrestro Depok menangkap pelaku di kediamannya.

“Mereka ini merupakan spesialis pencuri sepeda gunung. Setelah ditangkap para pelaku mengakui perbuatannya,” ungkap Azis kepada wartawan.

Dari penangkapan tersebut, diperoleh informasi jika sepeda hasil curian mereka jual kepada seorang penadah yang ada di Bekasi.

“Barang bukti sudah sempat dijual pelaku,” bebernya.

Dia menjelaskan, setelah melakukan pengembangan, pihaknya akhirnya berhasil menangkap penadah sepeda hasil curian tersebut. Penadah bernama David Sihombing dibekuk di Jalan Gas Alam, Cimanggis.

“Saat kami dan pemeriksaan, ternyata benar sepeda tersebut ada di rumah David,” tuturnya.

Dia menambahkan, pelaku kini sudah diamankan di Mapolrestro Depok, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dan ancaman kurungan di atas lima tahun” tegas Azis.

Diketahui, salah satu sepeda yang dicuri ialah sepeda gunung merek Merida yang cukup punya pamor di kalangan pegiat olahraga tersebut.

Sepeda tersebut jadi salah satu barang bukti yang disita polisi dari tangan keduanya. Di sejumlah situs jual beli online, sepeda gunung Merida itu dibanderol sekitar Rp44 juta.

“Pelaku ini tahu mana sepeda yang mahal, jadi modusnya dia keliling di permukiman warga sambil mencari sepeda incarannya,” kata Azis dalam konferensi pers.

Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta. Para pelaku mengaku sudah beraksi sejak Oktober 2019, dugaan sudah ada 20 hingga 30 peseda yang mereka curi. Namun, ketika ditanya soal motifnya mencuri sepeda ketimbang sepeda motor, pelaku beralasan bahwa pencurian sepeda jauh lebih mudah.

“Lebih mudah tinggal ambil, enggak perlu surat,” tutur salah satu pelaku. (rd/net)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...
pelantikan e sport

Deklarasi, Inilah Struktur PB ESI Kota Depok

SEMANGAT : Suasana pengukuhan pengurus PB ESI Kota Depok beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu