Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah.
Sekjen DPC Gerindra Kota Depok, Hamzah
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah.
Ketua Komisi A DPRD Depok, Jawa Barat, Hamzah.

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Ketua Komisi A DPRD Depok, Jawa Barat, Ketua Komisi A DPRD Depok, Jawa Barat, Hamzah.

Hamzah mengatakan, pembuatan Peraturan Daerah (Perda) anti lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) harus segera direalisasikan. Hal itu karena berdasarkan data yang didapatkan dirinya, ada 5.700 lebih komunitas gay di Kota Depok.

“Dari 2017, 2018, 2019, komunitas gay di Kota Depok semakin bertambah. Total yang sekarang kami dapatkan ada 5.700 lebih komunitas gay yang ada di Kota Depok,” kata Hamzah.

Hal itu berkaitan dengan jumlah penderita HIV di Kota Depok. Hamzah juga membeberkan data tentang HIV yang sudah mencapai 100 orang lebih yang terjangkit HIV karena hubungan sesama jenis.

“Bahkan, dari Dinas Kesehatan kita mendapat data, dari 222 orang terkena HIV di Kota Depok, 140 lebihnya itu adalah orang yang melakukan hubungan sejenis atau gay. Oleh karena itu, kami rasa sangat penting dan perlu segera membentuk perda anti-LGBT,” sambungnya.

Hamzah menjelaskan, wacana penyusunan raperda anti-LGBT ini sebetulnya sudah disampaikan kepada Pemkot Depok sejak Juli 2019. Dia memastikan akan mengupayakan kembali agar raperda ini bisa masuk program pembentukan rancangan peraturan daerah (Propemperda) Kota Depok 2020.

“Kalau pengusulan itu boleh-boleh saja. Nanti Februari ini akan ada pengusulan rapat dengan para pengusul raperda-raperda, komisi A, B, C, D,” jelas Hamzah. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya