ilustrasi wartawan gadungan radar depok
ILUSTRASI
ilustrasi wartawan gadungan radar depok
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pejabat di Kota Depok digemparkan dengan pencatutan nama Harian Radar Depok, kemarin (6/2). Namanya Ibnu, dia melancarkan aksinya dengan mengirimkan pesan sikat via SMS. Nadanya isi pesan menanyakan kabar, dan selanjutnya meminta bantuan dan ancaman.

Ada beberapa pejabat kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Depok yang mendapat pesan singkat, dari oknum bernama Ibnu tersebut. Seperti, Asisten Hukum dan Sosial Setda Depok Sri Utomo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Depok Dadang Wihana, Kepala Inspektur Daerah (Irda) Depok Firmanudin, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Depok Sidik Mulyono dan masih banyak lagi.

Kepada Radar Depok, Kadishub Depok, Dadang Wihana menjelaskan, sekira pukul 09:52 WIB ada sms masuk mengatasnamakan Ibnu dari Radar Depok. Karena sedang ada rapat akhirnya tidak bisa terbalaskan. Tapi, setelah tidak direspon tepat pukul 12:14 WIB, oknum ini malah mengularkan kata-kata yang tak pantas.

“Saya yakin kalau wartawan Radar Depok, tidak seperti itu. Makanya saya konfirmasi ke teman-teman Radar Depok yang sebenarnya,” jelas Dadang kepada Radar Depok, Kamis (6/2).

Radar Depok mencoba menelpon nomor 082131307023 yang mengaku-ngaku Ibnu. Hasilnya, nomor tersebut memang masih aktif dan mengangkat. Hanya saja, si pemilik nomor tidak ada suara sama sekali meski Radar Depok sudah menyapa.

Adanya kejadian ini, Pemimpin Redaksi Radar Depok, Iqbal Muhammad menuturkan, sehubungan banyaknya laporan dari berbagai pihak, terkait adanya oknum bernama Ibnu yang mengaku sebagai wartawan Radar Depok. Iqbal menegaskan, TIDAK ADA WARTAWAN RADAR DEPOK BERNAMA IBNU.  Baik itu wartawan Radar Depok Cetak (Koran) maupun wartawan Radar Depok Online (radardepok.com). Dan, jika ada oknum yang mengatasnamakan Radar Depok, kemudian mengancam dan meminta sesuatu supaya dilaporkan ke pihak berwajib.

“Wartawan Radar Depok, baik  cetak maupun online selalu dilengkapi identitas atau surat tugas resmi dari kantor,” tandasnya.(rd)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar (IG : @akbar.fahmi.71)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)