zam zam fest 1
LEADERSHIP: Salah satu kegiatan Zafest 2020 di Zamzam Syifa Boarding School, Jalan Margonda Raya Depok Kecamatan Pancoranmas, Selasa (4/2). FOTO : ISTIMEWA
zam zam fest 1
LEADERSHIP : Salah satu kegiatan Zafest 2020 di Zamzam Syifa Boarding School, Jalan Margonda Raya Depok Kecamatan Pancoranmas, Selasa (4/2). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, PANCORANMAS – Zamzam Syifa Boarding School menggelar Zamzam Syifa Festival (Zafest) 2020 dengan berbagai rangkaian kegiatan selama enam hari, mulai 3 hingga 8 Februari 2020.

Ketua Pelaksana, Tio Ahlan Sakura menuturkan, salah satu pembicara Sherly Annavita menyampaikan tentang materi leadership dan enterpreneurship, sesuai dengan tagline sekolah Zamzam Syifa Boarding School.

“Disampaikan bagaimana cara berenterpreneur yang baik, dan itu sangat penting sekali bagi generasi millenial,” ungkap Tio kepada Radar Depok.

Tio melanjutkan, Zafest merupakan event tahunan yang mengundang sejumlah pembicara. Di antaranya Sherly, Zupri, Alhiyya, serta beberapa talent lain. Giat tersebut juga dibalut dengan lomba futsal, spelling bee, dan english speech.

“Saat ini ada 98 siswa mulai dari Kelas VII, VIII, X, dan XI. Meski baru dua angkatan pada jenjang SMP dan SMA, tetapi antusias mengikuti event ini begitu tinggi,” terangnya.

Selain ajang entertainment, tujuan Zafest yaitu menyiarkan Islam. Dan paling unik adalah mengedukasi para siswa yang mayoritas adalah generasi millenial. ”Sasaran peserta itu anak millenial, sesuai temanya Generasi Z ini harus saling menguatkan satu sama lain,” harapnya.

 

Zam zam fest
KOMPAK : panitia dan sejumlah siswa berfoto bersama sebelum acara dimulai. Giat tersebut menghadirkan Sherly Annavita, Jupri dan pembicara lain. FOTO : ISTIMEWA

 

Senada, Penanggung Jawab Kegiatan Zafest, Bima Riski Prayogo mengatakan, tujuan Zafest salah satunya guna memupuk kemampuan siswa dalam mengemban amanah yang menjadi tagline sekolah, yaitu leadership dan entertainment.

“Selain itu untuk syiar Islam dan mengaplikasikan ilmu yang sudah mereka dapatkan di sekolah. Rangkaian pertama ada talkshow, bersama Aliyya pembukaan mengenai Zafest,” ucapnya.

Kemudian talkshow dari Bang Jupri dan Vita, sedangkan Rabu (5/2) hanya lomba saja. Kemudian Kamis ada giat bersama dokter Davina dan teman halal. Lalu di Jumat ada Tabligh Akbar bersama ustad Rizal dan Ustad Hilman Fauzi, keduanya merupakan dai nasional.

“Sabtu (8/2) ada rangkaian acara, di antaranya peduli terhadap umat di Palestina bersama Hijjatul Islam, dilanjutkan perform para siswa, serta pengumuman para pemenang lomba,” terangnya.

Bima berharap, siswa lebih memahami bahwa Leadership itu bukan sekedar kata-kata, tetapi adalah perbuatan, didukung dengan tindakan. “Dan mereka paham betul bahwa tagline sekolah itu bukan hanya semboyan belaka. Melainkan sudah terpartri dalam jiwa agar mereka menjadi leadership religius dan berwawasan global,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)