9.875 Siswa Lombakan Enam Cabang

In Pendidikan
lomba pendidikan dimulai
PERTANDINGAN DIMULAI : Walikota Depok, Mohammad Idris dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna serta tamu undangan lainnya melapaskan burung sebagai simbolis dimulainya Lomba Festival Kompetisi Pendidikan (LFKP) Tingkat Kota Depok, Selasa (3/3). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Lomba Festival Kompetisi Pendidikan (LFKP) Tingkat Kota Depok kembali digulirkan. Total ada enam cabang lomba yang digelar, yakni Kompetisi Sains Nasional (KSN), Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Festival Lomba Literasi Nasional (FL2N), Pasanggiri, dan Lomba Ketrampilan Agama (Loketa).

Dalam pembukaan, hadir Walikota Depok Mohammad Idris, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Ketua KONI Kota Depok Amri Yusra dan lainnya secara simbolis melepas burung dara sebagai tanda dimulainya rangkaian kompetisi tersebut.

Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) SD Dinas Pendidikan Kota Depok, Dadi Mulyadi mengatakan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya untuk semua kompetisi langsung diadakan tingkat kota. Tetapi bukan perwakilan dari tiap kecamatan, melainkan dibagi menjadi beberapa wilayah regional.

“Tiap regional terdiri dari 3 dan empat kecamatan. Jadi, total ada tiga regional. Total peserta yang ikut dari enam cabang lomba, yakni 9.875 siswa dari jenjang SD dan SMP,” ucapnya kepada Radar Depok, Selasa (3/3).

Nantinya juara dari tiap regional akan berkompetisi di tingkat Kota Depok, dan yang menjadi juaranya akan menjadi wakil Kota Depok untuk berkompetisi di ajang yang sama di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Lalu untuk juri yang dilibatkan semuanya berasal dari tingkat kota. Jadi, meskipun pertandingan di tingkat regional, jurinya tetap dari tingkat kota.

“Seluruh rangkaian kompetisi akan berlangsung sampai 4 April 2020,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Depok, Mohammad Idris menjelaskan, dalam rangkaian kompetisi tersebut tentunya untuk mencari siswa yang bisa menjadi wakil Kota Depok di tingkat berikutnya. Tetapi, untuk siswa yang belum beruntung menjadi juara, bisa dijadikan sebagai pembelajaran atau pengalaman dalam mengikuti kompetisi.

“Bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga bisa menjadi tempat untuk melatih mental dan mengasah bakat yang dimiliki. Kalau tidak juara sekarang, kelak pasti akan jadi juara,” tuturnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya

You may also read!

guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...
pelantikan e sport

Deklarasi, Inilah Struktur PB ESI Kota Depok

SEMANGAT : Suasana pengukuhan pengurus PB ESI Kota Depok beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu