Banjir Sedengkul di Depan Metrostater

In Metropolis
jalan margonda kebanjiran
TERGENANG : Sejumlah kendaraan menerobos air yang menggenangi Jalan Arif Rahman Hakim dan Jalan Margonda Raya tepatnya di depan Metrostater, Senin (16/3). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hujan lebat yang melanda Kota Depok, Senin (16/3) sore. Mengakibatkan sebagian ruas Jalan Margonda Raya, tepatnya di depan pembangunan Metrostater mengalami banjir sedengkul orang dewasa. Begitu juga yang terjadi di Jalan Arif Rahman Hakim, sejumlah kendaraan yang melintas tampak berhati–hati  melewati genangan banjir.

Robby Rahardian, salah satu pengendara sepedah motor yang sedang menepi di dekat banjir mengaku, tidak berani menerobos banjir tersebut karena khawatir motornya akan mogok. “Kalau dilihat dari mobil yang lewat, kayaknya dalem, soalnya kalau motor yang lewat bakalan sampe kenalpot banjirnya,” kata Robby kepada Radar Depok, Senin (16/03).

Robby tidak sendiri, di lokasi tersebut juga ada Vania yang memilih menepi untuk menunggu banjir surut. “Saya gak berani menerobosnya takut mogok aja. Kan kalau mogok di tengah jalan bahaya,” ujarnya singkat yang ingin pulang ke arah Margonda.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Dadan Rustandi mengungkapkan, banjir yang terjadi di Margonda, diakibatkan tali air di Jalan Margonda Raya mampet tersumbat sampah dan tanah yang terbawa arus air.

“Iya mampet sama tanah, kan air banjirnya juga warna coklat karena bawa tanah dari pembangunan,” ujar Dadan.

Dia mengatakan, banjir sempat terjadi selama kurang lebih satu jam. Namun, pihaknya dengan sigap menerjunkan Satgas Banjir sebanyak 20 orang untuk mengatasi banjir di sepanjang jalan Margonda Raya.

“Ada 20 orang dibagi lima orang per titiknya. Ada yang bertugas membersihkan saluran di depan terminal Depok, Ramayana, depan LIA, dan  Lampu Merah Ramanda,” bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya akan menambah tali air  di sepanjang Margonda untuk mempercepat penyerapan air hujan, sehingga tidak kembali kebanjiran. “Akan kami tambah. Selain itu tahun depan akan kami adakan normalisasi di saluran sepanjang Jalan Margonda Raya,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Kota Depok, Deni Romulo megungkapkan, Senin terjadi tiga titik banjir di wilayah Depok, yaitu di Kelurahan Grogol, Jalan Arif Rahman Hakim, dan Perumahan Bukit Cengkeh, Cimanggis. “Ada tiga titik banjir akibat hujan dan luapan air kali,” katanya.

Dia menuturkan, banjir paling tinggi terjadi di Perumahan Bukit Cengkeh, Cimanggis. Tinggi air banjir di sana mencapai 40 centi meter (Cm). “Kami sudah menurunkan tim untuk mengatasi banjir tersebut,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ramayana PHK karyawan

Kabar Baik, 196 Karyawan Ramayana Depok yang PHK Dapat Pesangon

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Kabar baik untuk 196 karyawan Ramayana Depok yang terkena pemutusan hubungan kerja

Read More...

Operasionalnya Masih Dihentikan, Begini Suasana Terminal Jatijajar Yang Sepi

MASIH BELUM BEROPERASI : Petugas berada di area Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos yang masih belum beroperasi, Senin (11/5). Terminal

Read More...
kebijakan di tengah pandemi

Kebijakan Ditengah Pandemi : Pemerintah Plin-Plan Larang Mudik 

SOSIAL : HMS Center saat melakukan acara, belum lama ini. FOTO : ISTIMEWA   Ketua Umum Hidupkan

Read More...

Mobile Sliding Menu