Bogor : Tiga Positif Korona, Satu Diantaranya Meninggal

In Utama
Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin
Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin.

 

RADARDEPOK.COM, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengumumkan pasien positif virus Korona.

Hingga saat ini, ada tiga orang yang sudah dinyatakan positif dan satu di antaranya meninggal dunia.

“Terkait pasien positif yang ada di Kabupaten Bogor, memang pada awalnya kami belum mendapat kabar yang terang. Karena yang positif ini mereka berurusan di Jakarta dan ber-KTP Jakarta sehingga tidak terpantau kami. Tetapi tinggalnya di Kabupaten Bogor,” kata Bupati Bogor Ade Yasin saat penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 2 Cibinong, Kamis (19/3).

Dua dari tiga pasien positif Korona berasal dari Bojonggede yang merupakan ibu dan anak. Sang anak, laki-laki (35), merupakan kasus positif akibat tertular dengan pasien asal Kota Depok saat ikut berdansa. Pada 17 Maret 2020, lelaki tersebut disarankan isolasi mandiri oleh pihak rumah sakit.

“Pertama laki-laki usia 35 tahun, pegawai swasta, dia adalah rentetan dari kejadian pertama yang dansa. Walaupun lelaki itu terlihat sehat, virus itu menular ke ibunya berumur 67 tahun, karyawati swasta,” terangnya.

Menurutnya, sang ibu dinyatakan positif pada 14 Maret melakukan tes dan hasilnya pada 16 maret yakni positif Korona.

“Tadi malam penderita meninggal dunia di RS Jakarta dan akan langsung dikebumikan di Jakarta pula,” ungkap Ade Yasin.

Untuk sang anak yang positif, Ade Yasin mengaku telah memerintahkan RSUD Cibinong untuk menjemputnya untuk mengikuti karantina. Sebab, laki-laki tersebut memang tinggal di Kabupaten Bogor meski aktifitasnya sehari-hari kebanyakan di Jakarta.

Tak hanya itu, Ade Yasin mengaku pihaknya sedang melakukan treking kepada siapa saja yang kemungkinan pernah berinteraksi langsung dengan pasien positif Korona tersebut.

“Pertama kita harus wawancara dengan yang positif pernah berhubungan dengan siapa saja. Tapi yang sudah ketahuan adalah pembantu, itu yang sedang kami cari. Lalu tukang ojek karena pernah naik juga dan beberapa orang yang diindikasikan pernah kontak langsung,” bebernya.

Ade Yasin memastikan, dua orang tersebut merupakan kasus pertama positif Korona di Kabupaten Bogor. Selain keduanya, dirinya mengaku baru saja mendapat laporan ada seorang pramugara yang merupakan warga Kabupaten Bogor positif Korona.

“Ada satu lagi, jadi hari ini kita dapat tiga kasus. Laki-laki 27 tahun, Cibinong, pramugara, riwayat perjalanan terakhir Singapura. Timbul gejala 6 Maret, sehari kemudian pengambilan sampel di RSCM. 12 Maret diinfokan negatif, hasil pemeriksaan kedua positif tanggal 15 Maret. Jadi dua diisolasi dan satu meninggal,” pungkas Ade Yasin. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Roy Pangharapan.

PSBB Bukan Cuma di Jalan

Roy Pangharapan.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Pelaksaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terjebak hanya masalah di jalan

Read More...
bawaslu absain online

Bawaslu Depok Tetap Absensi Harian Via Zoom

  TEKNOLOGI : Jajaran Komisioner dan staf sekretariat Bawaslu Kota Depoksedang Rakor menggunakan aplikasi Zoom. FOTO

Read More...
PSBB di kelurahan serua

PSBB di Serua, Lurah : 80 Persen Patuh

BAGIKAN MASKER : Lurah Serua beserta seluruh stakeholder sedang membagikan masker dan nasi kotak di

Read More...

Mobile Sliding Menu