cilodong cegah DBD
TANGKAL DBD : Petugas penyemprotan saat melakukan pengasapan fogging di salah satu rumah warga RT 04/06 Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Jumat (27/3). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
cilodong cegah DBD
TANGKAL DBD : Petugas penyemprotan saat melakukan pengasapan fogging di salah satu rumah warga RT 04/06 Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Jumat (27/3). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Mendapat informasi di wilayahnya ada warga yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD), Aparatur Kecamatan Cilodong bergerak cepat melakukan langkah preventif untuk membasmi ‘Si Belang’ dengan fogging di RT04/06 Kelurahan/Kecamatan Cilodong.

Sekertaris Camat Cilodong, Jarkasih mengatakan, ini sebagai langkah kongkrit dari jajaran kecamatan dalam mencegah bahayanya nyamuk aides aegepty, sebab saat ini ancaman demam berdarah patut untuk kita perhatikan.

“Tugas bersama ini bang. Misalnya warga melapor ada yang terserang dan kita langsung action melakukan penyemprotan di lingkungan tersebut untuk menghindari jumlah yang terkena DBD,”  terangnya saat dikonfirmasi Radar Depok, Jumat (27/3).

Dia melanjutkan, di saat cuaca yang tak menentu seperti sekarang ini, membuat nyamuk cepat berkembang biak.

“Kita semua cuaca kadang panas terik dan kadang hujan deras. Nyamuk senang dengan lingkungan yang tidak bersih,” ungkap mantan Lurah Sukatani ini.

Jarkasih berharap, warga lebih intens lagi dalam menjaga lingkungannya sendiri, dengan secara teratur menguras bak mandi, membuang barang bekas yang tidak terpakai, sampai membersihkan genangan air dan saluran air paska hujan turun.

“Itu harus secara teratur di lakukab biar anak maupun lansia yang rebtan terhadap penyakit bisa terhindar dari penyakit apapun, tidak hanya DBD saja,” harapnya.

Sementara, salah satu staf Kecamatan Cilodong, Malik yang terjun langsung ke lokasi penyemprotan fogging menambahkan, seluruh lingkungan di RT 04 disemprot tanpa terkecuali.

“Semuanya kami semprotkan, baik teras rumah warga hingga masuk ke dalam rumah,” tambah Malik.

Bagi warga yang mempunyai hewan peliharaan, seperti ayam dan kambing yang kandangnya juga menjadi sasaran petugas penyemprotan fogging.

“Kami sudah minta untuk hewan untuk dipindahkan dulu ke tempat yang lebih aman, takut menyakiti para hewan dari paparan asap tersebut,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya