Beranda Ekbis dan Hiburan Cutnyak Butik Kembangkan Motif Etnik

Cutnyak Butik Kembangkan Motif Etnik

0
Cutnyak Butik Kembangkan Motif Etnik
ETNIK : salah satu produk Butik Cutnyak yaitu gamis bermotif etnik. FOTO : JOANINHA ELISA VAZ/RADAR DEPOK
cutnyak butik
ETNIK : salah satu produk Butik Cutnyak yaitu gamis bermotif etnik. FOTO : JOANINHA ELISA VAZ/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menelusuri industri fesyen seperti tidak ada habisnya, para desainer dan pelaku usaha selalu menciptakan inovasi baru bagi perkembangan fesyen itu sendiri. Salah satu usaha bidang fesyen yaitu Cutnyak Butik. Outletnya terletak di Jalan Margonda Raya no23A kini kembangkan motif etnik.

“Awalnya hobi kebetulan punya tempat juga yang sekarang jadi butik,” ujar Owner Cutnyak Butik, Rosmawary Ismail kepada Radar Depok.

Rosmawary menjelaskan, nama Cutnyak dipilih karena dirinya berasal dari Aceh dan semua orang terdekatnya senang memanggil dirinya dengan sebutan Cutnyak sejak kecil hingga kuliah. Cut Nyak itu kan orang tahunya “Cut Nyak Dien”seorang pahlawan perempuan Aceh yang memperjuangkan kemerdekaan. Dari situ dirinya mencoba merangkai kata-kata.

“Cut Nyak ini kan pahlawan berarti aku pahlawan fesyen bagaimana memperjuangkan wanita Indonesia biar tetap tampil cantik tapi tetap bisa berhijab gitu jadi punya sesuatu kekuatan,” tambah Rosmawary.

Seiring dengan nilai-nilai ibadah, produk yang dijual berupa gamis, tunik, hijab, hingga gaun. Cutnyak Butik pun memanfaatkan kekayaan yang ada di Nusantara seperti batik, tenun bahkan ecoprint sebagai bukti Indonesia memiliki ragam motif dan corak yang menggambarkan daerah-daerah di Nusantara. Kisaran harga yang diberikan pun sangat terjangkau mulai dari Rp250 ribu hingga Rp1,5 juta.

Memanfaatkan dunia digital yang sedang berkembang ini Rosmawary pun memiliki komunitas dengan nama Partner Model Cutnyak. Komunitas ini didominasi oleh kaum muda yang kemudian diberikan pelatihan tentang photoshoot, moodeling yang tentunya sekaligus sebagai wadah untuk mempromosikan produk-produk Cutnyak. Hingga kini anggota yang terdaftar telah mencapai 200 orang dan masih melakukan open recruitment.

“Target dan harapan sih sebenarnya ini, sekarang kan dunia fashion ini banyak diisi oleh anak-anak muda, mereka yang lebih familar dengan dunia digital. Harapannya sih memang ada dukungan Pemerintah juga seperti e-commerce dengan semangat e-commerce ini berharap kita pun orang yang sudah lama berkecimpung,” tutup Rosmawary. (rd)

 

Jurnalis : Joaninha Elisa

Editor : Pebri Mulya