Dewan: Tindak Tegas Penimbun Masker

In Utama
Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Hafid Nasir
Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Hafid Nasir.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kelangkaan pelindung kesehatan jenis Masker dan Hand Sanitizer di sejumlah daerah di Indonesia termasuk di Kota Depok, disoroti oleh Anggota DPRD Kota Depok. Mereka menilai hal tersebut jangan sampai membuat masyarakat resah.

Seperti disampaikan Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Hafid Nasir. Ia mengatakan, berita virus Korona masuk ke Indonesia bukan hanya ke Kota Depok. Wajar saja jika terjadi kepanikan di masyarakat, karena sebelumnya sudah beredar viral di negara lain yang terkena virus Korona.

“Berita yang beredar, menggunakan masker seolah-olah dapat melindungi diri dari virus Korona, tanpa mengenali jenis-jenis masker yang dimaksud,” ungkap Hafid kepada Radar Depok, Kamis (5/3).

Sehingga terlihat viral di sekolah guru dan murid menggunakan masker, akibatnya ketersediaan masker di pasaran menjadi langka. Padahal lanjut Hafid, berdasarkan imbauan WHO orang sehat tidak perlu menggunakan masker. Kecuali sedang mengurus pasien yang suspek virus Korona. Dan kalau batuk atau bersin gunakanlah masker, agar tidak menularkan ke yang lain.

Hafid menuturkan, untuk mencegah penyebaran virus Korona Pemkot Depok harus terus sosialisasi gerakan memasyarakatkan budaya hidup bersih dan sehat. Salah satunya mencuci tangan yang benar, kemudian bagi umat Islam lakukanlah Wudhu secara baik.

“Mudah-mudahan itu menjadi cara untuk mencegah virus Korona. Termasuk mencegah budaya dan perilaku masyarakat hidup tidak sehat,” tegas Hafid.

Selain itu bila ada yang kedapatan menimbun masker dan hand sanitizer, Hafid meminta pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas. Karena perbuatan tersebut membuat suasana tidak nyaman, pasalnya kedua barang itu digunakan pada setiap pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.

“Tentu kalau ada yang menimbun harus ditindak tegas, karena sudah membuat suasana tidak nyaman,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPD PKS Kota Depok ini.

Sementara itu, Hafid menilai pencegahan penyebaran virus Korona dan langkah preventif yang dilakukan oleh pemerintah sudah bagus. Salah satunya menyosialisasikan secara resmi ruang Crisis Center virus Corona di Balaikota. Tugasnya mengumpulkan data orang dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan melalui nomor WhatsApp Crisis Center yang sudah beredar.

“Layanan Call Center 112 dan 119 juga harus lebih ditingkatkan, agar setiap keluhan warga bisa segera diidentifikasi jika tanda-tanda infeksi virus Korona ada pada salah seorang warga,” kata Hafid.

Hafid berharap, masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Kedepankan pola hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebugaran tubuh berolahraga, banyak mengonsumsi sayuran, buah-buahan. Karena terdapat kandungan nutrisi yang bisa mencegah berbagai macaam penyakit. “Terakhir banyak berdoa kepada Allah SWT, agar bangsa ini terhindar dari wabah virus Korona,” ucap Hafid.

Senada, Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Golkar, Nurdin Al Ardishoma menilai, jika ditemukan adanya penimbunan masker dan hand sanitizer untuk kepentingan keuntungan pribadi sudah seharusnya ditindak tegas.

“Kalau didapati terjadinya penimbunan masker untuk kepentingan keuntungan pribadi ya harus ditindak tegas,” ujar Nurdin kepada Radar Depok, Kamis (5/3).

Meski begitu Nurdin berharap, masyarakat tidak khawatir maupun panik. Dan mengajak terus berdoa agar semua bisa segera kembali normal, serta wabah virus Korona tidak meluas. Apalagi Pemkot Depok sudah melakukan sejumlah langkah preventif dalam mencegah virus tersebut.

“Kami juga berharap, masyarakat untuk menjaga kebersihan berawal dari diri sendiri dan lingkungan masing-masing,” tutur Nurdin.

 

demo masker di pemkot depok
AKSI : Tim Akar Rumput melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota Depok, Kamis (5/3). FOTO : INDRA ABERTNEGO/RADAR DEPOK

 

Tim Akar Rumput Gelar Aksi

Sebelumnya, puluhan orang yang tergabung dalam Tim Akar Rumput melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota Depok, Kamis (5/3). Mereka berorasi dan membentangkan spanduk di depan pintu gerbang.

“Aksi ini sebagai reaksi atas isu Korona yang sedang ramai di Depok,” ungkap Koordinator Aksi Tim Akar Rumput, Suryadi Boges kepada Radar Depok.

Mereka juga mendesak Pemkot Depok memberikan kepastian jaminan sosial dan kesehatan kepada puluhan petugas medis yang dirumahkan, serta tetap menjaga kerahasiaan data mereka. Serta memastikan ketersediaan masker dan hand sanitizer bagi masyarakat. Sebab, saat ini di sejumlah tempat mengalami kelangkaan. “Pastikan semua tersedia di pasar modern, tradisional dan apotek di seluruh wilayah Kota Depok,” tegas Boges.

Terpisah, Bareskrim Mabes Polri mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 17 wilayah yang tertangkap memainkan harga atau menimbun masker. Dalam 17 wilayah itu, terdapat 30 tersangka yang saat ini tengah dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Ada 17 wilayah, Polda Metro ada 3 kasus, Polda Jabar 2 kasus, di Jateng 1 kasus, di Kepri 1 kasus, di Polda Sulsel 2, Kalbar 2, Kaltim 2. Ada 30 tersangka yang saat ini sedang dalam proses pemeriksaan,” kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listiyo Sigit Prabowo di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (5/3).

Untuk saat ini, 30 tersangka masih diperiksa secara individu. Tidak menutup kemungkinan bahwa nantinya akan melibatkan sebuah korporasi. “Yang masih kita dapatkan ini distributor-distributor, sementara proses individu dulu, nanti bisa saja korporasi juga,” tambahnya.

Atas kasus-kasus itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan bahwa jika saja hal itu terjadi, tidak menutup kemungkinan izin distributor atau perusahaan akan dicabut. “Dari harga-harga yang tinggi, kita ada himbauan, kemudian sanksi, nanti kalau perlu ada pencabutan izin dari perusahaan tersebut,” tutur dia.

Saat ini pihaknya telah menyita 822 kardus yang berisikan 61.550 lembar masker dan 138 kardus hand sanitizer. Rencananya, barang-barang tersebut akan diberikan kepada masyarakat secara gratis. “Nanti kita akan atur. Kita sisihkan sebagai barang bukti, (lainnya) kita salurkan untuk kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (rd/net)

 

Jurnalis : Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

afifah bagikan sembako terus 2

Sukur Nababan- Afifah Alia Bagikan 1.000 Paket Sembako

SERAHKAN : Afifah menyerahkan sembako kepada warga yang membutuhkan. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Penyebaran

Read More...
ilustrasi jenazah korona

Pemulasaraan Jenazah Korona Dikeluhkan, Pemkot Depok Bikin Tim Khusus

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Banyaknya keluhan warga tentang pemulasaraan jenazah yang terjangkit virus Korona (Covid-19), membuat

Read More...
Ilustrasi penjahat

Ingin Lebaran Pakai Baju Baru, NR Nekat Rampas Handphone

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Ingin membeli baju untuk rayakan Lebaran menjadi alasan NR (24) melakukan tindakan

Read More...

Mobile Sliding Menu