Beranda Metropolis DPRD Minta Langkah Nyata Pemkot

DPRD Minta Langkah Nyata Pemkot

0
DPRD Minta Langkah Nyata Pemkot
Anggota DPRD Kota Depok, Imam Turidi.
Anggota DPRD Kota Depok, Imam Turidi.
Anggota DPRD Kota Depok, Imam Turidi.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – DPRD Kota Depok meminta langkah nyata pemerintah dalam penanganan virus Korona ini dari berbagai sektor. Hal itu, agar tak menyentuh dampak ekonomi yang lebih luas di Kota Sejuta Maulid.

Seperti yang disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kota Depok dari Fraksi PDIP, Imam Turidi. Ia meminta agar Pemkot Depok benar-benar melakukan langkah antitipasi yang tepat dan pendekatan-pendekatan medis.

“Terangkan virus itu apa, sosialisasi langkah-langkah antisipasinya hingga bantuan-bantuan, seperti memberikan masker atau hand sanitizer gratis,” tutur Imam Turidi kepada Radar Depok, Jumat (6/3).

Ia menilai, himbauan-himbauan yang sifatnya normatif, atau bahkan sudah menjadi kewajiban umat beragama agar tidak perlu dilakukan. Sebab, politikus PDIP ini melihat ada himbauan yang malah tidak general atau untuk kalangan tertentu saja.

“Mohon maaf, misalnya himbauan wudhu, itu kan untuk memang tata cara atau kewajiban umat muslim untuk melaksanakan salat. Saya sendiri muslim, tapi kan Depok itu penduduknya dari berbagai macam,” ujarnya.

Selain itu, sambung wakil rakyat Dapil Beji-Cinere-Limo ini meminta agar Pemkot Depok juga transparan terhadap kondisi terkini terkait virus dengan nama lain C0VID-19. Sehingga, masyarakat tidak khawatir dan tahu tidak juga menganggap kondisi ini biasa saja.

“Pemerintah harus memberikan keyakinan lewat komunikasi publik yang baik. Memang sudah mendirikan crisis center, tapi tetap apa yang keluar dari pemerintah itu harus sesuatu yang benar,” sambungnya.

Ia berharap agar kondisi ini dapat segera ditanggulangi dengan ditemukan serum yang bisa menangkal Virus Korona. Kemudian, dari masyarakat pun dapat beraktivitas seperti sedia kala.

“Depok itu tidak memiliki sumber daya alam. Ini lebih mengandalkan dari sektor retribusi dan pajak. Tapi, kalau sampai hotel, pusat perbelanjaan atau daerah kuliner seperti Margonda sepi, dari mana kita mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ucap Imam Turidi. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya