FTUI Ciptakan Bilik Disinfektan

In Pendidikan
UI bilik disinfektan
BILIK : Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) berkolaborasi dengan Ikatan Alumni FTUI (ILUNI FTUI) mengembangkan Bilik Disinfeksi Cepat (BDC)-04 sebagai bentuk sumbangsih UI bagi masyarakat. FOTO : FTUI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Untuk memerangi persebaran virus Korona Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) berkolaborasi dengan Ikatan Alumni FTUI (ILUNI FTUI) mengembangkan Bilik Disinfeksi Cepat (BDC)-04 sebagai bentuk sumbangsih UI bagi masyarakat.

Dekan FTUI Hendri D.S. Budiono mengatakan, BDC-04 mampu membersihkan virus dan bakteri yang menempel pada pakaian dan permukaan tubuh dibawah 10 detik per orang. BDC-04 perdana akan dipasang di Rumah Sakit UI (RS UI) bersamaan dengan pemasanganMoveable Hand Washer (MHW), pada Kamis (26/3).

“Alat ini cukup ampuh untuk membersihkan virus yang menempel pada pakaian,” ujarnya.

Dia mengungkapkan kedepannya, BDC-04 juga akan didistribusikan ke berbagai tempat strategis seperti tempat pelayanan publik (rumah sakit, puskesmas, pasar, terminal dll). Fungsinya untuk membersihkan tubuh dari bakteri maupun virus, dan tetap menjaga baju tetap kering, karena teknologinya berbeda dengan yang sudah beredar.

“Cara kerja BDC-04 ini adalah dengan proses penonaktifan mikroorganisme, bakteri dan virus dengan menggunakan sinar ultraviolet yg dikenal dengan Far-UVC, yang memiliki panjang gelombang 207-222 nm, akan dengan cepat membunuh virus dan aman bagi tubuh manusia,” tuturnya.

Menurutnya, dengan penyinaran 5-10 detik menghasilkan efektivitas 89-99 persen dalam menonaktifkan mikroorganisme yang menempel pada pakaian atau tubuh manusia.

Selain itu sinar UV sudah umum digunakan dalam proses sterilisasi alat-alat kesehatan di rumah sakit lebih dari 30 tahun. Mengingat permukaan pakaian dan tubuh manusia yang beragam, maka proses penyinaran diharapkan lebih efektif dalam menjangkau setiap bentuk permukaan.

“Selain menggunakan sinar UVC, BDC-04 dilapisi alumunium foil karena material ini memiliki pengaruh siklus hidup yang paling pendek bagi virus Korona,” jelasnya.

Ide awal MHW datang dari Dekan Hendri dan dirancang desainnya oleh Irfan Ferdiansyah (alumni FT UI) dan saat ini telah terpasang di beberapa lokasi. BDC-04 awalnya diinisiasi oleh BPH ILUNI FTUI dan Ketua Umum ILUNI FTUI Cindar Hari Prabowo.

Suparlan (alumni FTUI) kemudian ditunjuk sebagai Ketua Tim Teknis dengan pengerjaan dilakukan oleh Heri Kristiyono dengan dukungan penuh Dekan FT UI dan para Guru Besar FTUI. Kelancaran proses persiapan, pembangunan alat hingga penanganan operasional BDC-04 tidak terlepas dari dukungan para alumni FTUI yang memberikan masukan dan ide kepada tim.

“Untuk kesuksesan realisasi BDC-04 serta pendistribusiannya, ILUNI FTUI menggalang donasi, mengundang kontributor alumni dan perusahaan untuk memperluas manfaat karya-karya dari FTUI,” ujarnya.

Tim inovasi dari FTUI dan ILUNI FTUI senantiasa membuka diri untuk menerima masukan desain dan teknologi yang ada di dalam BDC-04. Diharapkan, upaya lintas disiplin ilmu yang digagas UI dapat turut mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Serta upaya-upaya memutus rantai penyebaran Korona. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PGRI Tapos berbagi APD

PGRI Tapos Berikan 50 APD ke Puskesmas

KESELAMATAN : PGRI Kecamatan Tapos memberikan 50 paket Alat Pelindung Diri (APD) ke Puskesmas Kecamatan

Read More...
MKKS SMP berbagi sembako

MKKS SMP Depok Berbagi dengan Penjaga Pintu Kereta

SOSIAL : Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin bersama dengan pengurus MKKS SMP Kota Depok

Read More...
sinergi pengasinan disinfektan

Sinergi Binmas dan Babinsa Pengasinan di Pandemi Virus Korona

ABDIKAN DIRI : Binmas dan Babinsa Kelurahan Pengasianan sedang menyemprotkan desinfektan ke rumah ODP dan

Read More...

Mobile Sliding Menu