Beranda Metropolis Gula Pasir Kemasan Langka di Depok

Gula Pasir Kemasan Langka di Depok

0
Gula Pasir Kemasan Langka di Depok
HARGA NAIK : Pedagang menunjukkan gula yang dijual di lapak dagangnya di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Senin (9/3). Harga gula melonjak naik dari harga awal Rp13.000/kg menjadi Rp17.000/kg. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
gula pasir kemasan langka
HARGA NAIK : Pedagang menunjukkan gula yang dijual di lapak dagangnya di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Senin (9/3). Harga gula melonjak naik dari harga awal Rp13.000/kg menjadi Rp17.000/kg. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Stok gula pasir di Depok tengah mengalami gangguan di awal Maret ini. Pantauan Radar Depok di sejumlah pasar tradisional, terjadi kelangkaan gula pasir khususnya jenis gula pasir kemasan.

Meski begitu, tak semua jenis gula pasir mengalami kelangkaan, ada juga gula pasir curah yang masih tersedia. Namun harganya tentu meroket seiring kelangkaan gula pasir kemasan.

Salah satu pedagang di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Agus Sarbini mengatakan, kelangkaan gula pasir kemasan sudah terjadi sejak seminggu belakangan.

“Udah seminggu kita gak kebagian gula kemasan, kata suplayer sih karena gagal panen,” ujar Agus kepada Radar Depok, Senin (9/3).

Dia mengungkapkan, saat ini yang tersedia di toko miliknya hanya gula pasir curah. Harganya pun mengalami kenaikan sebesar Rp4000 sejak seminggu lalu. “Sebelumnya Rp13.000 perkilo, sekarang saya jual Rp17.000,” tutur Agus.

Senada, Jubaedah pedagang di Pasar Cisalak, Cimanggis, mengatakan stok gula kemasan juga kosong di sana, sejak seminggu lalu. “Di sini gula kemasan kosong, adanya gula curah,” tuturnya.

Untuk harga gula curah di Pasar Cisalak juga mengalami kenaikan sebesar Rp3.000. “Harga sebelumnya Rp14.000, sekarang udah Rp17.000,” bebernya.

Ketika dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Anim Mulyana membenarkan kelangkaan gula kemasan di Depok.

“Iya memang saat ini gula kemasan sedang langka, adanya gula curah,” tuturnya.

Dia menjelaskan, kelangkaan gula kemasan diakibatkan petani gula yang mengalami gagal panen karena musim hujan yang berkepanjangan.

“Gula gagal panen. Sekalinya bisa panen jumlahnya sedikit dan kualitasnya kurang bagus,” tuturnya.

Menurutnya, harga gula curah lebih mahal daripada gula kemasan, alasannya kualitas gula curah lebih bagus. Selain itu, rasanya lebih manis karena proses penyaringannya tidak sebanyak gula pasir kemasan.

“Kenaikan gula curah juga dipengaruhi kosongnya gula kemasan,” jelasnya.

Dia menambahkan, kelangkaan gula kemasan ini tidak hanya terjadi di Kota Depok, tetapi juga di seluruh Indonesia. Karena, dari informasi yang didapat, stok gula kemasan di gudang Bulog juga kosong.

“Tapi infonya pemerintah akan melakukan impor gula untuk mengatasi kelangkaan ini,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya